Teco Pamit, Bali United Siapkan Seremoni Perpisahan Meriah

Redaksi

Teco Pamit, Bali United Siapkan Seremoni Perpisahan Meriah
Sumber: Detik.com

Bali United akan memberikan penghormatan khusus kepada pelatih mereka, Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Teco, yang akan meninggalkan klub setelah berakhirnya Liga 1 2024/25. Rencana perpisahan ini menandai berakhirnya sebuah era bagi pelatih asal Brasil tersebut di klub berjuluk Serdadu Tridatu.

Seremoni perpisahan akan digelar setelah laga kandang terakhir Bali United melawan Madura United pada 17 Mei 2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi pendukung setia Bali United untuk memberikan apresiasi langsung kepada Teco.

Perpisahan Sang Legenda di Stadion Dipta

Bali United mengumumkan rencana perpisahan untuk Teco melalui media sosial mereka. Unggahan tersebut menyebut momen tersebut sebagai “LAST DANCE! AKHIR SEBUAH ERA DI I WAYAN DIPTA”.

Pihak klub mengajak seluruh pendukung Bali United untuk hadir dan memberikan penghormatan terakhir kepada pelatih yang telah memberikan dua gelar juara bagi tim. Setelah laga melawan Madura United, Bali United akan melakoni laga terakhir melawan Persebaya Surabaya di Surabaya pada 23 Mei 2025.

Jejak Karir Teco di Bali United

Teco pertama kali bergabung dengan Bali United pada Liga 1 2019, setelah sebelumnya sukses membawa Persija Jakarta menjadi juara Liga 1 2018. Kedatangannya langsung memberikan dampak positif bagi Bali United.

Pada musim perdananya, Teco langsung mengantarkan Bali United meraih gelar juara Liga 1. Setelah kompetisi vakum pada tahun 2020 akibat pandemi, Teco kembali membawa Bali United meraih gelar juara Liga 1 pada musim 2021/22.

Keberhasilan ini menjadikan Teco sebagai salah satu pelatih tersukses di sejarah Bali United. Kontribusinya yang luar biasa bagi klub membuat perpisahannya terasa sangat emosional bagi banyak pihak.

Keputusan Mundur yang Berat

Meskipun memiliki catatan prestasi yang gemilang, Teco memutuskan untuk mundur dari Bali United di akhir musim ini. Keputusan ini diambil di tengah performa Bali United yang kurang konsisten di Liga 1 musim ini.

Teco merasa bertanggung jawab atas performa tim yang kurang memuaskan. Dengan jiwa kepemimpinan yang tinggi, Ia memilih untuk mengundurkan diri demi kebaikan klub kedepannya.

Pengunduran diri Teco tentunya menjadi kehilangan besar bagi Bali United. Namun, warisan prestasi dan kepemimpinannya akan selalu dikenang oleh para pendukung dan keluarga besar Bali United.

Perpisahan Teco menjadi momen penting bagi Bali United dan para penggemarnya. Momen ini bukan hanya sekadar perpisahan, tetapi juga sebuah bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi besar Teco selama membesut tim. Semoga Teco sukses dalam perjalanan kariernya selanjutnya.

Also Read

Tags

Leave a Comment