Rekor Mengerikan: 3 Dekade Indonesia Belum Pernah Kalahkan China

Redaksi

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta akan menjadi saksi bisu pertandingan krusial antara Timnas Indonesia dan China pada Kamis, 5 Juni 2026 pukul 20.45 WIB. Laga ini merupakan bagian dari kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C, dan menjadi penentu langkah Indonesia menuju putaran keempat.

Indonesia mengincar kemenangan untuk mengamankan posisi mereka. Namun, bayang-bayang rekor buruk selama lebih dari tiga dekade tanpa kemenangan atas China menghantui skuad Garuda. Tantangan besar ini menuntut performa terbaik dari seluruh pemain dan strategi jitu dari pelatih.

Rekor Buruk dan Harapan Kemenangan

Data dari RSSSF dan 11v11 menunjukkan kekalahan beruntun Indonesia atas China selama 38 tahun. Terakhir kali Indonesia menang adalah pada 20 Februari 1987, dengan skor 3-1 di Piala Raja Thailand.

Sejak saat itu, Indonesia menelan delapan kekalahan dan dua hasil imbang melawan China. Kekalahan terakhir terjadi pada Oktober 2024 di Qingdao dengan skor 1-2. Namun, semangat juang Timnas Indonesia tetap tinggi.

Modal Timnas Indonesia untuk Putus Rantai Kekalahan

Bermain di hadapan pendukung sendiri di SUGBK menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia. Dukungan puluhan ribu penonton diharapkan dapat menjadi suntikan semangat dan energi tambahan bagi para pemain.

Performa apik Indonesia dalam tiga laga terakhir, dengan raihan dua kemenangan, juga menjadi modal positif. Sebaliknya, China justru mengalami tiga kekalahan beruntun. Hal ini menunjukkan tren positif bagi Indonesia.

Statistik juga menunjukkan keunggulan Indonesia dalam produktivitas gol. Indonesia mencetak delapan gol dan kebobolan 14 gol dalam beberapa laga terakhir, lebih baik daripada China yang hanya mencetak enam gol dan kebobolan 19 gol.

Keunggulan ini terlihat pada klasemen sementara Grup C. Indonesia berada di posisi keempat dengan sembilan poin, unggul tiga poin atas China yang berada di posisi juru kunci. Kondisi ini memberikan sedikit keunggulan psikologis bagi timnas Indonesia.

Sejarah Pertemuan Indonesia vs China: Sebuah Perjalanan Panjang

Sejarah pertemuan Indonesia dan China menunjukkan rivalitas panjang yang penuh dinamika. Berikut rekor pertemuan kedua tim sejak 1957:

  • Indonesia 2-0 China – 12 Mei 1957 (Kualifikasi Piala Dunia)
  • China 4-3 Indonesia – 02 Juni 1957 (Kualifikasi Piala Dunia)
  • Indonesia 0-0 China – 23 Juni 1957 (Kualifikasi Piala Dunia)
  • Indonesia 1-2 China – 19 Mei 1963 (Persahabatan)
  • China 3-0 Indonesia – 17 Agustus 1963 (Persahabatan)
  • Indonesia 1-1 China – 16 November 1963 (Ganefo)
  • China 3-0 Indonesia – 10 Agustus 1963 (Kualifikasi Ganefo)
  • China 1-2 Indonesia – 05 Mei 1971 (Piala Presiden)
  • China 4-2 Indonesia – 11 November 1981 (Piala Raja)
  • China 2-0 Indonesia – 03 Maret 1986 (Piala Raja)
  • Indonesia 0-3 China – 25 Agustus 1986 (Piala Merlion)
  • Indonesia 3-1 China – 20 Februari 1987 (Piala Raja)
  • Indonesia 1-1 China – 07 Agustus 1988 (Piala Jakarta)
  • China 3-1 Indonesia – 08 Februari 1991 (Turnamen Merdeka)
  • China 2-0 Indonesia – 20 April 1992 (Kualifikasi Piala Asia)
  • China 4-0 Indonesia – 16 Oktober 2000 (Piala Asia)
  • China 5-1 Indonesia – 13 Mei 2001 (Kualifikasi Piala Asia)
  • Indonesia 0-2 China – 27 Mei 2001 (Kualifikasi Piala Asia)
  • China 5-0 Indonesia – 21 Juli 2004 (Piala Asia)
  • Indonesia 1-1 China – 15 Oktober 2013 (Kualifikasi Piala Asia)
  • China 1-0 Indonesia – 15 November 2013 (Kualifikasi Piala Asia)
  • China 2-1 Indonesia – 15 Oktober 2024 (Kualifikasi Piala Dunia)

Rekor pertemuan ini menunjukkan dominasi China, tetapi pertandingan di SUGBK memberikan peluang bagi Indonesia untuk membalikkan keadaan.

Pertandingan Indonesia melawan China di SUGBK akan menjadi laga yang menentukan bagi langkah Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026. Meskipun dibebani rekor buruk, dukungan suporter, performa terkini, dan analisis statistik memberikan secercah harapan bagi kemenangan Timnas Indonesia. Kita nantikan bagaimana jalannya pertandingan dan siapa yang akan keluar sebagai pemenang.

Also Read

Tags

Leave a Comment