Real Madrid memulai kiprahnya di Piala Dunia Antarklub 2025 dengan hasil imbang 1-1 melawan Al Hilal. Pertandingan yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami ini menandai debut pelatih baru Real Madrid, Xabi Alonso, di turnamen bergengsi tersebut.
Meskipun Gonzala Garcia berhasil mencetak gol untuk Real Madrid, Al Hilal mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Ruben Neves. Hasil ini membuat Real Madrid harus bekerja keras untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
Teknologi Baru di Latihan Real Madrid
Menyusul hasil imbang tersebut, Xabi Alonso menerapkan strategi baru dalam sesi latihan Real Madrid. Ia memanfaatkan teknologi drone untuk merekam dan menganalisis pergerakan pemain selama latihan.
Penggunaan drone ini bertujuan untuk meningkatkan performa tim menjelang pertandingan selanjutnya melawan Pachuca. Real Madrid membutuhkan kemenangan untuk memastikan lolos ke babak selanjutnya.
Analisa Performa Pemain Lewat Rekaman Drone
Dengan rekaman drone, Alonso dan tim pelatih dapat menganalisis secara detail setiap gerakan pemain. Hal ini memungkinkan identifikasi area yang perlu ditingkatkan dan koreksi strategi permainan.
Teknologi ini dinilai efektif untuk memberikan umpan balik yang akurat dan objektif kepada para pemain. Analisis video dari sudut pandang yang berbeda juga membantu mengidentifikasi potensi kelemahan tim.
Debut Penggunaan Drone di Real Madrid
Penggunaan drone dalam latihan Real Madrid merupakan yang pertama kalinya terjadi di bawah asuhan Xabi Alonso. Ia sebelumnya menggunakan metode berbeda saat melatih Bayer Leverkusen.
Meskipun di Leverkusen Alonso menggunakan kamera tetap di atas lapangan, penggunaan drone memberikan perspektif yang lebih dinamis dan menyeluruh. Ini memungkinkan analisis yang lebih komprehensif atas pergerakan dan strategi tim.
Pada sesi latihan di West Palm Beach, Kamis lalu, drone digunakan untuk merekam latihan pemain muda dan pemain cadangan yang tampil melawan Al Hilal. Belum dipastikan apakah teknologi ini akan digunakan juga untuk tim inti yang melakukan sesi latihan di gym.
Ke depannya, belum dapat dipastikan apakah penggunaan drone akan menjadi hal rutin dalam sesi latihan Real Madrid. Namun, langkah ini menunjukkan komitmen Alonso dan tim pelatih untuk memaksimalkan potensi tim dan mencapai kesuksesan di Piala Dunia Antarklub 2025.
Selain itu, penggunaan teknologi modern seperti drone menunjukkan adaptasi Real Madrid terhadap perkembangan teknologi terkini dalam dunia sepak bola. Ini bukan hanya soal meraih kemenangan, tapi juga tentang inovasi dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Pertandingan melawan Pachuca akan menjadi ujian nyata bagi strategi baru dan kemampuan adaptasi Real Madrid. Sukses atau tidaknya penggunaan teknologi drone ini akan terlihat pada penampilan tim di lapangan.
Ke depannya, kita dapat mengharapkan lebih banyak inovasi teknologi dalam dunia sepak bola, terutama dalam hal analisis kinerja dan pelatihan pemain. Real Madrid, dengan inisiatifnya ini, memberikan contoh yang baik bagi klub lain untuk terus berinovasi.





