Penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, resmi meninggalkan Persis Solo dan memulai babak baru kariernya di DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam. Kabar kepindahan ini diumumkan langsung oleh DPMM FC melalui situs resmi mereka pada Senin, 19 Mei 2025.
Keputusan Sananta bergabung dengan DPMM FC cukup mengejutkan, mengingat ia sebelumnya dikabarkan mendapat tawaran dari beberapa klub besar Liga Indonesia. Transfer ini akan menempatkan Sananta sebagai pemain ASEAN di skuat DPMM FC untuk musim 2025/2026.
Sananta Pilih Brunei, Tolak Tawaran Klub Besar Indonesia
Ramadhan Sananta telah menolak beberapa pinangan klub besar di Indonesia, salah satunya dari Persija Jakarta. Ia memilih untuk menerima tawaran dari DPMM FC dan memulai petualangan di luar negeri.
Diperkirakan, Sananta akan tiba di Brunei pada pertengahan Juni mendatang bersama keluarganya. Ia akan langsung bergabung dengan persiapan pramusim DPMM FC.
DPMM FC: Tantangan Baru di Liga Super Malaysia
DPMM FC akan memulai sesi latihan pramusim pada awal Juli 2025. Mereka bersiap untuk berkompetisi kembali di Liga Super Malaysia setelah absen cukup lama, terakhir kali bermain di kasta tertinggi Negeri Jiran pada tahun 1990.
Sebelum bergabung dengan pramusim, DPMM FC masih memiliki agenda penting, yaitu menyelesaikan babak semifinal Piala Singapura pada 21 Mei dan laga terakhir liga pada 24 Mei. Saat ini, mereka menempati peringkat keenam klasemen sementara Liga Singapura.
Profil Ramadhan Sananta dan Harapan di DPMM FC
Ramadhan Sananta, berusia 22 tahun, bergabung dengan Persis Solo pada tahun 2023 setelah sebelumnya membela PSM Makassar. Selama dua musim memperkuat Persis Solo, ia telah mencetak 13 gol dari 52 penampilan.
Di musim 2024/2025 ini, kontribusinya sedikit menurun dengan torehan lima gol. Sementara di Timnas Indonesia, Sananta telah mencatatkan 14 caps dan lima gol.
DPMM FC sendiri menyatakan secara resmi di situs web mereka bahwa Sananta telah setuju untuk menandatangani kontrak. Mereka juga menekankan bahwa perekrutan Sananta telah memenuhi kuota pemain ASEAN mereka untuk musim depan.
Posisi DPMM FC di klasemen sementara Liga Singapura saat ini berada di peringkat keenam dengan raihan 41 poin dari 31 pertandingan. Mereka tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen, Lion City Sailors, yang unggul 30 poin.
Kepindahan Sananta ke DPMM FC menandai langkah baru dalam kariernya. Semoga keputusannya ini berbuah manis dan ia dapat berkontribusi besar bagi tim barunya di Liga Super Malaysia.
Dengan pengalamannya di Liga 1 Indonesia dan Timnas, Sananta diharapkan dapat membawa dampak positif bagi DPMM FC. Kehadirannya tentu akan meningkatkan daya saing tim dalam menghadapi kompetisi Liga Super Malaysia yang cukup kompetitif.
Perjalanan karier Sananta di luar negeri ini akan menjadi sorotan bagi para penggemar sepak bola Indonesia. Semoga ia dapat terus berkembang dan meraih kesuksesan bersama DPMM FC.





