Persija Jakarta membuat keputusan mengejutkan jelang pekan ke-31 Liga 1 2024-2025. Klub kebanggaan Ibu Kota tersebut resmi berpisah dengan pelatih kepala mereka, Carlos Pena, pada Kamis (1/5/2025).
Keputusan ini diambil manajemen Persija setelah mempertimbangkan performa tim dalam beberapa laga terakhir. Langkah ini diharapkan mampu memberikan perubahan signifikan bagi tim yang kini berada di peringkat kelima klasemen sementara.
Perpisahan dengan Carlos Pena: Sebuah Strategi Perubahan di Persija
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menjelaskan bahwa perpisahan dengan Carlos Pena merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan performa tim. Manajemen Persija menilai perubahan perlu dilakukan untuk mencapai target yang lebih baik.
Sejak awal Maret, Persija hanya meraih dua kemenangan dari enam pertandingan terakhir. Kekalahan dalam tiga laga lainnya menjadi pertimbangan utama manajemen dalam pengambilan keputusan ini.
Prapanca menegaskan bahwa keputusan ini murni berkaitan dengan dinamika profesionalisme di dunia sepak bola. Tidak ada hal lain di luar konteks tersebut yang melatarbelakangi perpisahan ini.
Ricky Nelson Ditunjuk Sebagai Pelatih Sementara
Sebagai pengganti Carlos Pena, Persija menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih caretaker. Nelson akan memimpin tim hingga akhir musim Liga 1 2024-2025.
Manajemen Persija berharap kehadiran Nelson dapat memberikan suntikan semangat baru bagi para pemain. Ekspektasi manajemen adalah peningkatan performa dan hasil pertandingan yang lebih baik di sisa musim ini.
Tantangan Ricky Nelson
Ricky Nelson menghadapi tantangan besar. Ia harus mampu mengangkat performa Persija yang saat ini tertinggal jauh dari Persib Bandung di puncak klasemen.
Sisa empat pertandingan yang akan dihadapi Persija menuntut strategi tepat dan performa maksimal dari seluruh pemain. Tekanan untuk memperbaiki peringkat juga akan menjadi beban tambahan bagi Nelson.
Persija Fokus pada Empat Laga Tersisa
Persija masih memiliki empat pertandingan tersisa di Liga 1 2024-2025. Jadwal pertandingan yang padat mengharuskan tim untuk tetap fokus dan bekerja keras.
Empat laga tersebut akan dijalani dengan penuh semangat, demi meraih hasil terbaik. Persija akan menghadapi Borneo FC, Bali United, PSS Sleman, dan Malut United.
- Pertandingan melawan Borneo FC akan digelar di kandang lawan pada Minggu, 4 Mei.
- Selanjutnya, Persija akan menjamu Bali United di kandang sendiri pada Sabtu, 10 Mei.
- Kemudian, Persija akan bertandang ke Sleman untuk menghadapi PSS Sleman pada Sabtu, 17 Mei.
- Pertandingan terakhir akan dimainkan di kandang sendiri melawan Malut United pada Minggu, 25 Mei.
Saat ini Persija terpaut 17 poin dari Persib Bandung yang berada di puncak klasemen. Peluang untuk mengejar posisi teratas memang kecil, tetapi Persija tetap mengincar peringkat terbaik di akhir musim.
Selain pergantian pelatih kepala, Persija juga berpisah dengan Robert Carl Morledge, pelatih fisik yang sebelumnya mendampingi Carlos Pena. Manajemen menyampaikan terima kasih dan berharap keduanya sukses di karier selanjutnya.
Perpisahan dengan Carlos Pena menandai babak baru bagi Persija Jakarta. Tantangan berat menanti Ricky Nelson dan para pemain untuk menutup musim dengan prestasi membanggakan. Keberhasilan mengantarkan Persija meraih hasil maksimal di empat laga tersisa akan menjadi tolok ukur keberhasilan strategi perubahan yang dilakukan manajemen.





