Kroos Kritik Flick: Gaya Barca Takkan Berhasil di Madrid

Redaksi

Kroos Kritik Flick: Gaya Barca Takkan Berhasil di Madrid
Sumber: Detik.com

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dikenal menerapkan disiplin tinggi, terutama soal ketepatan waktu. Kebijakan ini berbanding terbalik dengan budaya yang dianut Real Madrid, menurut pengakuan mantan bintang Los Blancos, Toni Kroos.

Flick, yang sukses membawa Barcelona meraih treble domestik musim lalu, menunjukkan komitmennya pada disiplin dengan mencoret pemain yang terlambat. Keberhasilannya ini berkat filosofi kepelatihannya yang tegas.

Disiplin Waktu ala Hansi Flick di Barcelona

Kedisiplinan Hansi Flick di Barcelona sangat kentara. Ia bahkan sampai mendepak pemain seperti Jules Kounde dan Inaki Pena dari skuad karena terlambat menghadiri rapat tim.

Ketegasan Flick dalam menerapkan aturan ini membuktikan prioritasnya pada profesionalisme dan kepatuhan terhadap jadwal tim.

Perbedaan Budaya di Real Madrid

Toni Kroos, mantan gelandang Real Madrid, mengungkapkan perbedaan budaya yang mencolok antara kedua klub. Di Real Madrid, keterlambatan, baik dari pemain maupun pelatih, terkesan lebih ditoleransi.

Kroos menggambarkan suasana di Real Madrid yang lebih santai dalam hal kedisiplinan waktu dibandingkan dengan Barcelona di bawah arahan Flick.

Menurut Kroos, di Real Madrid, keterlambatan dianggap biasa saja, bahkan terkadang sulit untuk mengidentifikasi siapa yang sebenarnya terlambat.

Filosofi Jerman vs. Budaya Spanyol?

Kroos menjelaskan perbedaan pendekatan ini sebagai perbedaan filosofi. Ia menyebutkan bahwa sanksi mencoret pemain karena terlambat lima menit untuk rapat tim akan menjadi hal yang mengejutkan di Real Madrid.

Ia menyoroti bahwa kedua pendekatan, baik di Barcelona maupun Real Madrid, memiliki kelebihan masing-masing dan tidak ada yang salah. Perbedaan tersebut lebih mencerminkan perbedaan budaya dan karakter kepelatihan.

Kroos menekankan bahwa perbedaan ini bisa jadi merupakan karakteristik pelatih asal Jerman. Sikap tegas dan disiplin Hansi Flick berbeda dengan pendekatan yang mungkin lebih fleksibel di Real Madrid.

Sikap tegas Hansi Flick dalam menjaga disiplin waktu menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan efisien di Barcelona. Meskipun pendekatan ini mungkin berbeda dengan klub lain, hasil yang diraih Barcelona menunjukkan efektivitasnya.

Perbedaan pendekatan antara Hansi Flick di Barcelona dan budaya Real Madrid menunjukkan bahwa tidak ada satu cara yang tepat dalam mengelola sebuah tim. Sukses tergantung pada berbagai faktor, termasuk filosofi kepelatihan dan budaya klub.

Also Read

Tags

Leave a Comment