Khabib Nurmagomedov Tolak Jabat Tangan Wanita: Final UCL

Redaksi

Khabib Nurmagomedov Tolak Jabat Tangan Wanita: Final UCL
Sumber: Detik.com

Mantan petarung UFC, Khabib Nurmagomedov, menjadi sorotan setelah menolak jabat tangan dengan seorang perempuan di acara final Liga Champions. Kejadian ini terjadi saat Khabib menjadi narasumber di CBS Sports bersama sejumlah pundit ternama.

Insiden tersebut terekam kamera dan tersebar luas di media sosial, memicu beragam reaksi dari netizen. Banyak yang memuji tindakan Khabib, sementara yang lain penasaran dengan alasan di baliknya.

Khabib Nurmagomedov Tolak Jabat Tangan di Final Liga Champions

Khabib Nurmagomedov, bersama YouTuber iShowSpeed, diundang sebagai narasumber di acara CBS Sports yang membahas final Liga Champions. Ia berada di meja pundit bersama Thierry Henry, Jamie Carragher, Micah Richards, dan Kate Scott.

Selama sesi tersebut, Khabib menyalami semua pundit laki-laki. Namun, ia menolak jabat tangan yang ditawarkan oleh Kate Scott.

Kate Scott tampak mengerti dan meminta maaf atas inisiatifnya. Momen ini kemudian menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Reaksi Netizen dan Penjelasan Atas Penolakan Jabat Tangan

Berbagai reaksi netizen membanjiri media sosial setelah video tersebut beredar. Banyak yang memberikan pujian dan menyatakan respek terhadap tindakan Khabib.

Beberapa netizen mengungkapkan bahwa mereka memahami tindakan Khabib sebagai bentuk penghormatan terhadap keyakinan agamanya.

Lainnya menyatakan kekaguman atas sikap Khabib yang tetap sopan dan menghormati meskipun menolak jabat tangan.

Daily Mail melaporkan bahwa penolakan jabat tangan tersebut didasari keyakinan agama Islam yang dianut Khabib. Dalam Islam, pria dilarang menyentuh perempuan yang bukan muhrim.

Khabib Nurmagomedov: Ikon Islam di Dunia UFC dan Prediksi Final Liga Champions

Khabib Nurmagomedov dikenal sebagai seorang muslim yang taat dan seringkali mengekspresikan keimanannya. Ia kerap menampilkan identitas Islamnya selama karirnya di UFC.

Di acara final Liga Champions, Khabib mengungkapkan dukungannya untuk Paris Saint-Germain (PSG). PSG akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 5-0.

Kejadian penolakan jabat tangan ini menunjukkan komitmen Khabib terhadap keyakinannya, sekaligus memicu diskusi tentang budaya dan agama dalam konteks ruang publik.

Meskipun kontroversial bagi sebagian orang, tindakan Khabib menunjukkan bagaimana individu dapat menjaga prinsip-prinsip keyakinannya di tengah sorotan dunia.

Insiden ini juga menjadi pengingat akan pentingnya saling memahami perbedaan budaya dan agama.

Also Read

Tags

Leave a Comment