Wonderkid Manchester City, Claudio Echeverri, langsung mencuri perhatian dunia setelah mencetak gol perdananya untuk klub. Gol spektakuler tersebut tercipta lewat tendangan bebas yang diluncurkan saat kemenangan telak 6-0 atas Al Ain, Minggu malam waktu setempat. Kehebatan tendangan bebasnya langsung menjadi sorotan media internasional.
Baru tiga kali tampil sejak direkrut dari River Plate seharga 12,5 juta poundsterling pada Januari 2024, Echeverri telah menunjukkan kualitasnya yang luar biasa. Ia membuktikan bahwa investasi besar yang dilakukan Manchester City terhadapnya tidak sia-sia. Usianya yang masih 19 tahun semakin menambah daya pikat bakatnya.
Pada menit ke-27, Echeverri dengan tenang menghadapi bola. Tanpa ragu, ia melepaskan tendangan melengkung dari jarak sekitar 21 yard, melewati lima pemain pagar betis Al Ain. Ketepatan dan kekuatan tendangannya sungguh impresif.
Bola meluncur tajam dan tak mampu dijangkau kiper Al Ain. Tendangannya begitu akurat dan memukau sehingga kiper lawan hanya bisa menyaksikan bola bersarang di gawangnya. Banyak yang menyebutnya sebagai “tendangan bebas gila”, bahkan ada yang membandingkannya dengan gol ikonik Zinedine Zidane ke gawang Inggris di Euro 2004.
Bukan hanya Echeverri yang mencetak gol perdananya. Rayan Cherki, rekrutan anyar musim panas ini, juga mencatatkan namanya di papan skor dengan gol penutup. Oscar Bobb turut menyumbang satu gol, sedangkan Ilkay Gündogan mencetak dua gol, dan Erling Haaland menambah satu gol lewat penalti.
Meskipun pesta enam gol tersebut terasa mengesankan, Manchester City masih tertahan di posisi kedua Grup G Piala Dunia Antarklub 2025. Mereka terpaut satu gol dari Juventus yang berada di puncak klasemen sementara. Situasi ini membuat pertandingan terakhir melawan Juventus menjadi sangat krusial.
Manchester City wajib menang atas Juventus di laga pamungkas pada Kamis nanti jika ingin finis sebagai juara grup. Kemenangan atas Juventus akan memastikan mereka lolos ke babak selanjutnya dengan status juara grup, menghindari potensi laga yang lebih sulit di babak berikutnya.
Pertandingan melawan Juventus akan menjadi ujian sesungguhnya bagi tim asuhan Pep Guardiola. Selain fokus meraih kemenangan, Guardiola juga akan mempertimbangkan strategi rotasi pemain untuk menjaga kebugaran tim di tengah padatnya jadwal pertandingan. Pertandingan ini tentunya akan menjadi tontonan yang menarik dan penuh tekanan bagi kedua tim.
Kehadiran Echeverri di lini serang Manchester City menambah daya gedor tim. Dengan kemampuan individu yang luar biasa dan usia yang masih muda, ia berpotensi menjadi bintang besar di masa depan. Kehadirannya di Manchester City diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi performa tim secara keseluruhan. Gol perdananya melawan Al Ain merupakan bukti awal potensi besar yang dimilikinya.
Prestasi Manchester City di Piala Dunia Antarklub 2025 ini menjadi sorotan tersendiri. Kehadiran pemain-pemain muda berbakat seperti Echeverri dan Cherki memberikan harapan baru bagi masa depan klub. Namun, perjalanan mereka masih panjang dan penuh tantangan. Keberhasilan meraih juara grup menjadi target utama yang harus mereka raih.
Secara keseluruhan, penampilan impresif dari Manchester City melawan Al Ain menandai awal yang menjanjikan. Kemenangan besar ini memberikan suntikan kepercayaan diri bagi tim, sekaligus menyoroti bakat-bakat muda yang mereka miliki. Pertandingan melawan Juventus akan menjadi penentu seberapa jauh mereka dapat melangkah di ajang Piala Dunia Antarklub 2025.
Kontributor: Adam Ali




