Drama menegangkan terjadi di laga Grup A Piala Dunia Antarklub 2025 antara Inter Miami dan FC Porto. Lionel Messi, sang megabintang, kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas. Gol ini bukan hanya kemenangan bagi Inter Miami, tetapi juga torehan sejarah bagi Messi sendiri.
Ketegangan mencapai puncaknya saat Messi bersiap untuk menendang bola dari jarak 18,2 meter. Kiper FC Porto, Cláudio Ramos, terlihat panik dan langsung mengatur formasi pertahanan yang solid untuk mengantisipasi tendangan maut Messi.
Lirikan Maut dan Eksekusi Sempurna
Ramos mengatur lima pemain membentuk pagar hidup, ditambah satu pemain yang berbaring. Strategi ini dirancang untuk membendung berbagai kemungkinan tendangan Messi, baik tendangan melengkung maupun tendangan yang rendah dan cepat. Namun, semua strategi tersebut tak mampu menghentikan Messi.
Dengan lirikan tajam yang mungkin terlewatkan Ramos, Messi mengincar pojok kiri atas gawang. Sepakan keras dan akurat mengarah tepat sasaran, tak mampu dijangkau Ramos. Gol!
Rekor Baru dan Pujian dari Para Legenda
Gol tersebut menambah koleksi gol Messi dari tendangan bebas menjadi 68 gol. Sebuah pencapaian luar biasa yang mengundang decak kagum dari berbagai kalangan, termasuk para legenda sepak bola.
Shay Given, mantan kiper Newcastle, menyebut Messi sebagai jenius, maestro, dan pesulap di lapangan. Gol Messi memang pantas mendapatkan semua pujian tersebut, ketepatan dan kekuatan tendangannya luar biasa.
Kemenangan Inter Miami 2-1 atas FC Porto membuka peluang besar lolos ke babak selanjutnya. Gol Messi menjadi penentu kemenangan setelah Porto unggul lebih dulu lewat penalti dan Inter Miami menyamakan kedudukan.
Messi, Si Legenda yang Tak Lekang Oleh Waktu
Meskipun sudah berusia 37 tahun dan bermain di MLS bersama Inter Miami, Messi masih menunjukkan performa terbaiknya. Gol ke gawang Porto menjadi gol ke-50 Messi dalam 61 pertandingan bersama Inter Miami.
Messi juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inter Miami. Prestasi ini semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia sepanjang masa.
Di Piala Dunia Antarklub, Messi telah mencetak enam gol dalam tujuh penampilan. Ia kini sejajar dengan Gareth Bale dan Karim Benzema dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang tersebut.
Rekan setimnya di Inter Miami, Fafa Picault, bahkan menyebut Messi sebagai pemain terbaik di dunia. Pernyataan ini sangat tepat mengingat konsistensi dan kualitas permainan Messi.
Selain mencetak gol, Messi juga berperan penting dalam mengontrol permainan Inter Miami. Mantan gelandang Skotlandia, Don Hutchison, memuji kemampuan Messi dalam mengontrol bola dan mengatur permainan timnya. Messi mencatatkan sentuhan terbanyak ketiga dalam pertandingan melawan Porto, menunjukkan dominasinya di lapangan.
Inter Miami mengincar target tinggi di Piala Dunia Antarklub ini. Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Messi, Luis Suárez, Busquets, dan Jordi Alba, serta pemain muda Amerika, tim ini siap memberikan kejutan.
Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, menyatakan bahwa kemenangan atas Porto menunjukkan kemampuan timnya bersaing dengan tim-tim top dunia. Kehadiran Messi jelas menjadi faktor utama kesuksesan Inter Miami.
Pertandingan selanjutnya melawan Palmeiras akan menjadi ujian berikutnya bagi Messi dan Inter Miami. Kita tunggu saja aksi-aksi magis selanjutnya dari sang megabintang yang akan merayakan ulang tahunnya ke-38 pada 24 Juni 2025.
Apakah Messi akan kembali mencetak gol spektakuler dan membawa Inter Miami meraih kemenangan? Hanya waktu yang akan menjawabnya. Yang pasti, dunia sepak bola masih akan terus menikmati kehebatan Messi selama ia masih bermain.





