Gattuso Bicara: Debutnya Sebagai Pelatih Timnas Italia

Redaksi

Gattuso Bicara: Debutnya Sebagai Pelatih Timnas Italia
Sumber: Kompas.com

Gennaro Gattuso resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia pada Kamis (19/6/2025), menggantikan Luciano Spalletti yang dipecat. Ia langsung membantah anggapan bahwa Italia kekurangan pemain berkualitas, sebuah pandangan yang sering diutarakan menyusul kegagalan Azzurri lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022.

Gattuso menyatakan tekadnya untuk mengembalikan kejayaan Timnas Italia. Ia optimis dapat membawa Azzurri kembali ke panggung Piala Dunia.

Misi Mengembalikan Kejayaan Azzurri

Bagi Gattuso, ini adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Ia menyadari tantangan besar yang menanti, namun yakin mampu menanganinya.

Ia menekankan pentingnya kerja keras dan semangat tim untuk meraih kesuksesan. Gattuso percaya pada potensi pemain Italia yang ada.

Menggali Potensi Pemain Muda Italia

Gattuso tidak setuju dengan anggapan bahwa Italia kekurangan talenta. Ia percaya pemain-pemain berkualitas telah ada, hanya perlu ditempatkan pada posisi yang tepat.

Salah satu fokus Gattuso adalah pengembangan pemain muda. Ia menyoroti dominasi pemain asing di Serie A dan penurunan jumlah pemain Italia di level junior setelah U-19.

Pengalamannya melatih pemain muda di Hajduk Split, khususnya kelahiran 2005, 2006, dan 2007, memberikannya perspektif berharga dalam pengembangan talenta muda Italia.

Gattuso bertekad memberikan kesempatan kepada pemain muda berbakat. Ia yakin dengan memberikan ruang, pemain muda dapat berkembang maksimal.

Membangun Kekuatan Tim dan Mentalitas Positif

Gattuso menyadari pentingnya membangun ikatan tim yang kuat. Ia ingin mengembalikan semangat positif dan menghilangkan pikiran negatif.

Menurutnya, semangat juang tinggi merupakan kunci kesuksesan. Setiap anggota tim harus datang ke Coverciano dengan semangat yang membara.

Ia bahkan menyebut beberapa pemain Italia termasuk dalam 10 besar dunia di posisi masing-masing. Namun, ia tetap menekankan pentingnya kerja sama tim, bukan hanya individu.

Gattuso percaya bahwa dengan membangun tim yang solid, Italia mampu mencapai tujuannya untuk kembali ke Piala Dunia.

Keputusan Gattuso menerima tawaran melatih Timnas Italia didasari keyakinan pada potensi pemain yang dimilikinya. Ia tidak ragu saat menerima tawaran dari Presiden FIGC dan Gianluigi Buffon.

Kegagalan lolos ke dua Piala Dunia terakhir menjadi pelajaran berharga. Gattuso bertekad agar hal tersebut tidak terulang kembali.

Ia menyoroti data tingginya persentase pemain asing di Serie A (68 persen) sebagai hal yang perlu menjadi bahan refleksi untuk masa depan sepak bola Italia. Gattuso berharap dapat mengubah hal tersebut.

Dengan semangat dan kerja keras, Gattuso optimis dapat membawa Timnas Italia kembali ke puncak kejayaannya.

Keberhasilannya bergantung pada kemampuannya menggabungkan pengalaman, strategi, dan talenta pemain yang tersedia untuk membangun tim yang solid dan bermental juara.

Also Read

Tags

Leave a Comment