Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyerukan mentalitas optimisme di tubuh sepak bola Indonesia. Ia menekankan pentingnya kepercayaan diri, bukan pesimisme, dalam menghadapi pertandingan mendatang, termasuk laga melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Pernyataan ini disampaikan Erick usai Kongres Biasa PSSI 2025 di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta. Ia ingin membangun PSSI yang bermental baja dan berorientasi pada kemenangan.
Mental Juara: Harapan Erick Thohir untuk Sepak Bola Indonesia
Erick Thohir menginginkan sepak bola Indonesia bermental juara, bukan pesimis yang selalu merasa akan kalah. Ia mencontohkan mentalitas optimis timnas U-17 Indonesia yang siap berhadapan dengan Brasil di Piala Dunia U-17.
Meskipun Brasil merupakan salah satu tim terkuat, para pemain U-17 Indonesia menunjukkan semangat juang tinggi. Mereka berani memasang target, bukan hanya sekadar berharap menang.
Laga Indonesia vs China: Optimisme Pelatih dan Kewaspadaan
Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengungkapkan optimisme dalam menghadapi laga melawan China. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan.
Kluivert menekankan kualitas dan strategi permainan tim China yang perlu diwaspadai. Indonesia harus fokus 100 persen untuk meraih kemenangan.
Pada pertemuan sebelumnya di bulan Oktober 2024, Indonesia kalah 1-2 melawan China. Gol tunggal Indonesia dicetak oleh Thom Haye di menit-menit akhir pertandingan.
Catatan Sejarah dan Tantangan Masa Depan
Brasil, lawan timnas U-17 Indonesia, merupakan tim yang sangat kuat dalam sejarah Piala Dunia U-17. Mereka telah meraih empat gelar juara.
Namun, mentalitas optimisme yang ditunjukkan tim U-17 Indonesia menunjukkan potensi besar bagi sepak bola Indonesia ke depannya. Hal ini selaras dengan harapan Erick Thohir akan mentalitas baja dan mental juara.
Keikutsertaan Indonesia dalam bidding tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 juga menjadi bagian dari ambisi besar untuk memajukan sepak bola Indonesia di kancah internasional.
Pernyataan Erick Thohir tentang pentingnya mentalitas positif ini diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen sepak bola Indonesia, baik pemain, pelatih, hingga para pendukung, untuk terus berjuang dan meraih prestasi. Perubahan mentalitas ini merupakan kunci penting dalam perjalanan panjang memajukan sepak bola Indonesia.
Pertandingan melawan China akan menjadi ujian nyata bagi mentalitas baru ini. Baik kemenangan maupun kekalahan, proses pembelajaran dan perbaikan terus menerus menjadi kunci kemajuan. Keoptimisan dan kerja keras akan membawa sepak bola Indonesia menuju era keemasannya.





