Manchester City memastikan kemenangan penting 3-1 atas Bournemouth di Etihad Stadium, Rabu (21/5/2025) dini hari WIB. Pertandingan pekan ke-37 Liga Inggris 2024/2025 ini menandai kemenangan krusial bagi City dalam perburuan posisi tiga besar klasemen. Dua kartu merah menghiasi laga tersebut, satu untuk masing-masing tim.
Kemenangan ini membawa The Citizens naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 68 poin dari 37 laga, menggeser Newcastle United, Chelsea, dan Aston Villa yang memiliki 66 poin. Bournemouth tetap di posisi ke-11 dengan 53 poin. Pertandingan ini juga menjadi laga kandang terakhir Kevin De Bruyne musim ini.
Jalannya Pertandingan yang Menegangkan
Sejak peluit pertama dibunyikan, Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan. Kevin De Bruyne nyaris mencetak gol cepat di menit awal.
Omar Marmoush membuka skor di menit ke-14, memanfaatkan umpan matang Mateo Kovacic. Keunggulan City bertambah di menit ke-38 melalui Bernardo Silva, yang menerima assist dari Ilkay Guendogan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua berlangsung lebih dramatis. Kovacic menerima kartu merah di menit ke-67 karena pelanggaran keras. Bournemouth juga kehilangan satu pemain setelah Lewis Cook diusir di menit ke-73 karena melakukan pelanggaran serupa terhadap Nico Gonzalez.
Meski bermain dengan 10 pemain, City tetap menguasai permainan. Nico Gonzalez menambah keunggulan City menjadi 3-1 di menit ke-78 dengan sepakan kaki kanan yang terarah.
Bournemouth baru mampu mencetak gol balasan di menit ke-90+6 melalui Daniel Jebbison. Namun, gol tersebut tak cukup mengubah hasil akhir.
Analisis Kartu Merah dan Dampaknya
Pengusiran Kovacic dan Cook secara signifikan memengaruhi jalannya pertandingan. Kehilangan pemain kunci di lini tengah membuat kedua tim harus mengubah strategi.
Bagi City, kehilangan Kovacic memaksa perubahan formasi dan taktik. Namun, mereka mampu mengatasi kesulitan tersebut dan tetap mencetak satu gol tambahan. Sementara itu, Bournemouth yang juga bermain dengan 10 pemain kesulitan mengembangkan serangan efektif.
Kejadian ini menyoroti pentingnya disiplin pemain dalam menjaga permainan tetap fair play. Kartu merah dapat berdampak besar pada hasil akhir pertandingan.
Susunan Pemain dan Strategi
Manchester City menurunkan formasi yang cukup agresif, mengandalkan kecepatan dan kreativitas di lini depan. Kehadiran Haaland, meski hanya bermain hingga menit ke-83, menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Bournemouth.
Ederson mengawal gawang City, dikawal oleh barisan pertahanan yang solid. Di lini tengah, perpaduan Guendogan dan Kovacic (sebelum kartu merah) terbukti efektif dalam mengatur tempo permainan dan menciptakan peluang.
Sementara itu, Bournemouth mencoba menerapkan strategi bertahan yang ketat. Namun, kehilangan Cook membuat struktur permainan mereka terganggu.
Berikut susunan pemain kedua tim:
**Manchester City:** Ederson; Nunes, Dias, Akanji, Gvardiol; Guendogan, Kovacic, Silva (Grealish 90+2’); De Bruyne (Gonzalez 69’), Marmoush (Bobb 90+1’), Haaland (Rodri 83’)
**Bournemouth:** Kepa; Kerkez (Soler 83’), Huijsen, Zabarnyi, Araujo (Smith 69’); Cook, Adams; Semenyo, Kluivert (Brooks 45’), Tavernier; Evanilson (Jebbison 83’).
Kemenangan ini memperkokoh posisi Manchester City di papan atas klasemen sementara Liga Inggris. Pertandingan ini juga menunjukkan mentalitas juara City yang mampu mengatasi berbagai tantangan, termasuk bermain dengan jumlah pemain yang kurang. Meskipun terdapat beberapa momen menegangkan, City berhasil menunjukkan kualitas permainan yang superior dan mengamankan tiga poin penting di laga krusial ini.





