Persib Bandung gagal meraih kemenangan dalam laga tandang melawan Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, Jumat (2/5/2025). Kekalahan 0-1 ini membuat Persib harus menunda perayaan gelar juara Liga 1 2024-2025. Meskipun demikian, peluang juara masih terbuka lebar bagi Maung Bandung.
Gol tunggal kemenangan Malut United dicetak oleh Wahyu Prasetyo pada menit ke-65 melalui sundulan keras memanfaatkan sepak pojok. Kemenangan ini sekaligus menggagalkan ambisi Persib untuk merayakan gelar juara di luar kandang untuk keempat kalinya.
Persib Ingin Juara di Kandang Sendiri
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menjelaskan alasan di balik kekecewaan timnya. Ia mengungkapkan keinginan kuat Persib untuk merayakan gelar juara di hadapan pendukung setianya di Bandung.
Persib telah tiga kali meraih gelar juara di luar kota Bandung. Gelar pertama diraih di Jakarta (1995), kedua di Palembang (2014), dan ketiga di Bangkalan, Madura (2024). Hodak ingin mengubah tradisi tersebut.
“Alasannya adalah karena kami ingin menjuarai liga di Bandung,” tegas Hodak. “Fan kami sering mengeluh bahwa gelar pertama kami diraih di laga tandang, begitu juga gelar kedua dan ketiga. Jadi kami ingin meraihnya di kandang sendiri.”
Semangat Malut United dan Tekad Juang Tinggi
Bojan Hodak juga mengakui kualitas dan tekad tinggi yang ditunjukkan Malut United. Ia memuji permainan Laskar Kie Raha yang tampil ngotot dan berambisi besar mengalahkan Persib.
Suporter Malut United juga menunjukkan dukungan penuh dengan spanduk bernada “Boleh Juara Tapi Bukan di Tanah Kami”. Hal ini menunjukkan betapa besarnya semangat juang tim tuan rumah.
Hodak bahkan memberikan pujian kepada Malut United. “Klub ini punya arena, stadion, semuanya terlihat seperti mereka ingin memiliki klub yang bisa bersaing di level tertinggi sepak bola internasional dan dengan pelayanan yang baik,” katanya.
Persib Tetap Berpeluang Raih Gelar Juara
Meskipun kalah, Persib masih berpeluang besar untuk mengamankan gelar juara Liga 1. Hasil pertandingan Persik Kediri vs Persebaya Surabaya pada Senin (5/5/2025) akan menentukan.
Jika Persebaya gagal menang melawan Persik Kediri, maka secara matematis Persib akan memastikan gelar juara. Persebaya tidak akan mampu mengejar poin Persib meski masih menyisakan tiga pertandingan.
Hodak pun tetap optimis. “Memang kami kalah, tapi kalau Persebaya tidak mengalahkan Kediri, kami tetap jadi juara dan kami bisa merayakan sambil ngopi di kafe,” ujarnya santai.
Persib Bandung menantikan hasil pertandingan Persik Kediri melawan Persebaya. Kemenangan Persik akan mengunci gelar juara Liga 1 2024-2025 untuk Persib, sekaligus mengakhiri catatan buruk juara selalu di luar Bandung. Keinginan kuat untuk merayakan gelar juara di hadapan Bobotoh menjadi motivasi tersendiri bagi Persib.





