APPI: Bantu Pemain PSIS, Dugaan Tunggakan Gaji Terungkap?

Redaksi

APPI: Bantu Pemain PSIS, Dugaan Tunggakan Gaji Terungkap?
Sumber: Kompas.com

Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), Andritany Ardhiyasa, menyatakan komitmennya membantu mantan pemain PSIS Semarang yang mengalami keterlambatan pembayaran gaji. Hal ini menyusul munculnya keluhan dari beberapa mantan pemain asing PSIS yang mengaku belum menerima gaji selama beberapa bulan. APPI akan menindaklanjuti kasus ini setelah menerima laporan resmi dari para pemain yang bersangkutan.

Tuntutan Gaji Mantan Pemain Asing PSIS Semarang

Tiga mantan pemain asing PSIS Semarang, Evandro Brandao, Roger Bonet, dan Vitinho, secara terbuka mengungkapkan permasalahan ini melalui media sosial. Evandro, yang mengakhiri kontraknya Maret 2025, mengaku gajinya belum dibayarkan selama lebih dari empat bulan.

Ia menyampaikan keputusannya mengakhiri kontrak karena penundaan pembayaran gaji yang sudah berlangsung lama. Pernyataan ini disampaikan Evandro melalui akun Instagram pribadinya pada akhir Maret lalu.

Roger Bonet juga mengungkapkan kekecewaannya melalui surat terbuka di Instagram pada 9 April. Ia menyebutkan keterlambatan pembayaran gaji selama berbulan-bulan sebagai alasannya.

Vitinho, pemain asing lainnya, juga melaporkan masalah serupa. Ia mengaku gajinya menunggak selama tiga bulan dan bonus kinerjanya tidak dibayarkan. Kejadian ini terjadi sejak Februari tahun lalu, bertepatan dengan cedera parah yang dialaminya.

Tanggapan APPI dan Komitmen Membantu

Roger Bonet, melalui akun X-nya, menyatakan telah melaporkan kasus ini ke APPI, namun belum mendapatkan tanggapan. Ia mengungkapkan kekecewaannya atas kurangnya respon dari APPI meskipun telah mencoba berbagai cara untuk berkomunikasi.

Andritany Ardhiyasa menjelaskan keterlambatan respon APPI disebabkan oleh libur nasional Hari Buruh. Ia menegaskan telah membalas pesan Roger dan akan memberikan pembaruan pada hari berikutnya.

Andritany menekankan komitmen APPI untuk membantu para pemain. APPI, menurutnya, berada di sini untuk membantu anggota yang mengalami kesulitan seperti ini.

Terkait pertanyaan mengenai tunggakan gaji pelatih PSIS, Gilbert Agius, Andritany menyerahkan hal tersebut kepada pihak yang lebih berwenang untuk menjawab. Gilbert Agius sendiri dikabarkan juga mengalami keterlambatan pembayaran gaji selama empat hingga lima bulan sebelum kontraknya berakhir.

Dampak Tunggakan Gaji terhadap PSIS Semarang

Kasus tunggakan gaji ini berdampak negatif pada performa PSIS Semarang. Tim tersebut tidak pernah menang dalam 11 laga terakhir dan terjebak di zona degradasi. PSIS kini berada di posisi 17 dengan 25 poin.

PSIS menghadapi ancaman degradasi ke Liga 2 jika tidak mampu meraih hasil positif dalam tiga pertandingan tersisa melawan PSS Sleman, Malut United, dan Barito Putera. Situasi ini menjadi sorotan dan membutuhkan penyelesaian segera agar tidak semakin memperparah kondisi tim.

Kejadian ini menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan yang baik di klub sepak bola profesional. Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada pemain, namun juga pada reputasi dan prestasi tim secara keseluruhan. Semoga kasus ini dapat segera terselesaikan dan menjadi pembelajaran bagi klub sepak bola lainnya.

Also Read

Tags

Leave a Comment