Djanur Kembali! Persib Hadapi Malut United, Big Match!

Redaksi

Djanur Kembali! Persib Hadapi Malut United, Big Match!
Sumber: Kompas.com

Legenda sepak bola Jawa Barat, Djadjang Nurdjaman atau yang akrab disapa Djanur, kembali bergabung dengan Persib Bandung. Bukan sebagai pelatih kepala, kali ini Djanur mengemban peran baru sebagai Direktur Teknik. Pengumuman tersebut disampaikan manajemen Persib pada Jumat, 2 Mei 2025, menjelang laga penentu gelar juara melawan Malut United.

Keputusan ini diambil Persib seiring transformasi dan evolusi klub yang tengah fokus memperkuat pembinaan pemain muda. Djanur, dengan pengalamannya yang luas dan pemahaman mendalam terhadap kultur sepak bola Bandung, dianggap sebagai sosok yang tepat untuk memimpin pengembangan pemain muda Persib.

Kembalinya Djanur ke Persib: Sebuah Langkah Strategis

Peran Djanur sebagai Direktur Teknik akan berkonsentrasi pada pembinaan pemain muda Persib. Ia akan bertanggung jawab untuk membangun fondasi yang kuat untuk masa depan klub.

Pengalaman Djanur sebagai pelatih di level tinggi, baik di Persib maupun klub lainnya, dinilai sangat berharga dalam membina pemain muda. Kepemimpinannya diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta baru yang berkualitas.

Penguatan Akademi Persib: Misi Utama Djanur

Djanur akan berperan penting dalam menyusun kurikulum pembinaan pemain muda di Akademi Persib. Kurikulum tersebut diharapkan dapat melengkapi sistem yang sudah berjalan dan menjadi acuan pengembangan sepak bola usia dini di Kota Bandung.

Ia akan berfokus pada pencarian dan pengembangan bibit unggul, membentuk pemain muda yang siap bersaing di level profesional. Harapannya, regenerasi pemain Persib akan terjaga dengan baik.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan alasan di balik penunjukan Djanur. Persib membutuhkan sosok yang memahami kultur sepak bola Bandung dan berpengalaman di level tertinggi. Djanur dinilai sebagai figur yang paling tepat.

Jejak Karier Djanur: Dari Pemain Hingga Direktur Teknik

Djanur memiliki sejarah panjang dan gemilang bersama Persib. Ia pernah menjadi pemain Persib pada periode 1977-1978 dan 1986-1992, bahkan turut andil dalam kesuksesan Persib meraih gelar juara.

Setelah pensiun sebagai pemain, Djanur berkiprah sebagai asisten pelatih dan kemudian pelatih kepala Persib. Sebagai pelatih kepala, ia berhasil membawa Persib juara ISL 2014, mengakhiri dahaga gelar selama 24 tahun.

Kini, di usia 67 tahun, Djanur kembali ke Persib dengan peran baru yang krusial. Ia akan bertanggung jawab penuh atas pengembangan pemain muda Persib, memastikan regenerasi yang berkualitas dan berkelanjutan. Peran Direktur Teknik ini sangat penting dalam memberikan arahan tepat terkait pembinaan pemain muda.

Dengan pengalamannya yang kaya dan pemahamannya yang mendalam tentang sepak bola Bandung, Djanur diharapkan dapat membawa Persib ke era keemasan baru, dibangun dari pondasi yang kuat lewat pembinaan pemain muda berbakat.

Peran Djanur sebagai Direktur Teknik akan menjadi kunci bagi kesuksesan Persib dalam jangka panjang. Pengembangan pemain muda bukan hanya soal menghasilkan pemain berkualitas, tetapi juga tentang membangun warisan dan identitas klub yang berkelanjutan. Dengan Djanur di posisi ini, Persib menunjukkan komitmennya untuk berinvestasi pada masa depan.

Also Read

Tags

Leave a Comment