Drama mewarnai laga perempat final UEFA Nations League 2024-2025 antara Jerman dan Italia di Signal Iduna Park, Dortmund. Italia, Gli Azzurri, menampilkan mentalitas baja dengan bangkit dari ketertinggalan tiga gol untuk menyamakan kedudukan 3-3. Namun, perjuangan heroik tersebut tak cukup membawa mereka melaju ke semifinal.
Kekalahan agregat 4-5 dari Jerman mengakhiri perjalanan Italia di turnamen ini. Hasil imbang di laga kedua ini hanya mampu mengurangi rasa kecewa setelah kekalahan 1-2 pada leg pertama di San Siro.
Babak Pertama Mencekam: Jerman Unggul Tiga Gol
Jerman tampil dominan di babak pertama. Keunggulan tuan rumah dimulai lewat gol penalti Joshua Kimmich di menit ke-30.
Penalti diberikan setelah Alessandro Buongiorno melanggar Tim Kleindienst di kotak penalti. Jerman semakin nyaman setelah Jamal Musiala menambah gol di menit ke-36.
Tim Kleindienst kemudian mencetak gol ketiga bagi Jerman menjelang babak pertama usai, memanfaatkan umpan matang rekan setimnya.
Skor 3-0 untuk Jerman menjadi modal kuat menghadapi babak kedua. Italia tertinggal jauh dan harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan.
Kebangkitan Italia di Babak Kedua: Tiga Gol Balas Dendam
Memasuki babak kedua, Italia menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Moise Kean menjadi pahlawan dengan mencetak gol pertama bagi Italia di menit ke-49.
Kean berhasil merebut bola di area berbahaya dan menceploskannya ke gawang Jerman. Gol ini menjadi pemantik semangat juang Gli Azzurri.
Kean kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-69. Kali ini, ia sukses menaklukkan kiper Oliver Baumann setelah menerima umpan matang dari Giacomo Raspadori.
Italia akhirnya sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat tendangan penalti Giacomo Raspadori di masa injury time. Penalti diberikan setelah Maximilian Mittelstadt melakukan pelanggaran.
Kegagalan Lolos Semifinal: Agregat Menentukan
Meskipun berhasil mencetak tiga gol dan menyamakan kedudukan, Italia tetap gagal melaju ke semifinal UEFA Nations League. Hasil imbang 3-3 tak cukup untuk membalikkan agregat.
Agregat 4-5 untuk keunggulan Jerman menjadi penentu perjalanan kedua tim. Perjuangan gigih Italia di babak kedua patut diacungi jempol, tetapi hasil akhir tetap menentukan.
Pertandingan ini menunjukkan kualitas dan mentalitas tinggi kedua tim. Jerman mampu tampil dominan di babak pertama, sementara Italia menunjukkan mentalitas yang luar biasa di babak kedua. Meskipun gagal lolos, perjuangan Italia tetap meninggalkan kesan mendalam.
Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua tim untuk menatap laga-laga selanjutnya. Baik Jerman maupun Italia tentu akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan performa di masa mendatang.





