PSSI akan menggelar Kongres Tahunan pada 4 Juni 2024, sehari sebelum pertandingan Timnas Indonesia melawan China dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kongres ini akan membahas sejumlah agenda penting, termasuk perubahan statuta dan peningkatan kinerja Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Perhelatan ini akan berlangsung di Jakarta, dengan lokasi hotel yang akan diumumkan kemudian.
Kongres Tahunan PSSI: Agenda Penting Jelang Laga Timnas Indonesia vs China
Kongres Tahunan PSSI yang akan digelar ini dijadwalkan sehari sebelum laga krusial Timnas Indonesia melawan China. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa peserta kongres akan sama seperti sebelumnya.
Agenda kongres akan berfokus pada hal-hal normatif. Tidak ada agenda yang bersifat istimewa atau di luar kebiasaan.
Perubahan Statuta dan Penguatan Kewenangan Asprov
Salah satu poin utama dalam Kongres Tahunan PSSI adalah pembahasan perubahan statuta organisasi. Saat ini, proses sosialisasi perubahan statuta masih dilakukan kepada pemilik suara yang akan berpartisipasi dalam kongres.
Yunus Nusi menyebutkan bahwa perubahan statuta akan berdampak pada kewenangan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI. Rincian perubahan tersebut akan dijelaskan secara detail selama kongres berlangsung.
Kewenangan Asprov yang Akan Diubah
Perubahan statuta akan mencakup revisi pada kewenangan Asprov PSSI. Detail perubahan ini masih dalam tahap finalisasi dan akan diungkap lebih lanjut di Kongres.
Peningkatan Kinerja Exco PSSI: Fokus Utama Erick Thohir
Selain perubahan statuta, Kongres Tahunan PSSI juga akan membahas peningkatan kinerja Exco. Hal ini merupakan fokus utama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Peningkatan kinerja Exco akan dibahas secara teknis dalam kongres. Tujuannya untuk mengoptimalkan kinerja organisasi dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Evaluasi Kinerja dan Langkah Strategis ke Depan
Kongres ini merupakan bagian dari proses evaluasi kinerja PSSI. Erick Thohir berharap agar kinerja Exco dapat ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa depan.
Kongres PSSI akan dihadiri oleh 87 perwakilan. Perwakilan tersebut terdiri dari 34 Asprov PSSI, 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, serta tiga asosiasi sepak bola nasional.
Ketiga asosiasi tersebut adalah Federasi Futsal Indonesia (FFI), Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI), dan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI). Kehadiran mereka menunjukkan komitmen untuk kolaborasi dan pengembangan sepak bola Indonesia secara menyeluruh.
Kongres Tahunan PSSI menjelang laga Timnas Indonesia melawan China menjadi momentum penting. Pertemuan ini diharapkan menghasilkan keputusan yang strategis untuk memajukan sepak bola Indonesia, baik dari sisi organisasi maupun prestasi di lapangan. Perubahan statuta dan peningkatan kinerja Exco diharapkan akan membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia di masa mendatang. Hasil Kongres ini akan menjadi sorotan bagi seluruh pecinta sepak bola tanah air.





