Persik Kediri secara resmi menunjuk Ong Kim Swee sebagai pelatih kepala baru mereka untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2025/2026. Pengumuman ini mengejutkan, mengingat Ong Kim Swee baru saja dilepaskan oleh Persis Solo beberapa jam sebelumnya. Langkah ini menandai dimulainya perombakan besar-besaran di tubuh Macan Putih setelah penampilan kurang memuaskan di musim lalu.
Pelatih asal Malaysia ini memiliki pengalaman yang cukup mumpuni. Kariernya yang panjang telah membawanya melatih berbagai tim, baik di level domestik maupun internasional. Pengalamannya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Persik Kediri.
Keputusan Persik merekrut Ong Kim Swee terlihat sebagai langkah strategis. Setelah dipecat Persis Solo, Ong Kim Swee dengan cepat mendapatkan klub baru. Hal ini menunjukkan kepercayaan diri dan kualitas yang dimilikinya sebagai pelatih.
Latar Belakang Ong Kim Swee di Persis Solo
Ong Kim Swee bergabung dengan Persis Solo pada November 2024 dalam situasi yang cukup sulit. Persis saat itu terdampar di posisi 16 klasemen dan terancam degradasi. Namun, di bawah kepemimpinannya, Persis mampu keluar dari zona degradasi dan akhirnya finis di posisi ke-14.
Selama 23 pertandingan bersama Persis Solo, rekornya adalah 7 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Meskipun tidak terlalu menonjol, pencapaian ini cukup impresif mengingat kondisi tim saat ia datang. Ia berhasil menstabilkan performa Persis dan menyelamatkan mereka dari degradasi.
Tantangan Baru di Persik Kediri
Di Persik Kediri, Ong Kim Swee akan menghadapi tantangan yang berbeda. Persik Kediri sendiri mengakhiri musim lalu di peringkat ke-12 dengan catatan 10 kemenangan, 11 imbang, dan 13 kekalahan. Ini menunjukan bahwa tim membutuhkan perbaikan di beberapa sektor.
Persik Kediri telah memecat Divaldo Alves pada 15 Juni 2025 dan langsung bergerak cepat mencari pengganti. Ong Kim Swee dianggap sebagai sosok yang tepat untuk meningkatkan performa dan daya saing Persik di musim depan.
Perombakan Besar-besaran di Persik Kediri
Kedatangan Ong Kim Swee merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan Persik Kediri. Sejumlah pemain asing bintang telah dilepas, termasuk Ramiro Fergonzi, Ze Valente, Brendon Lucas, dan Majed Osman.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Persik Kediri dalam membangun tim yang lebih kompetitif. Mereka ingin melakukan perubahan besar dan memulai semuanya dari awal dengan pelatih dan pemain yang baru. Perombakan ini bertujuan untuk menciptakan tim yang lebih solid dan siap bersaing di Liga 1 musim depan.
Strategi Persik Kediri tampaknya terfokus pada penataan ulang tim secara menyeluruh. Mereka tidak hanya mengganti pelatih, tetapi juga melakukan pergantian pemain, sehingga diharapkan mampu menampilkan performa yang lebih baik di musim mendatang.
Dengan pengalaman dan reputasinya, Ong Kim Swee diharapkan dapat membawa Persik Kediri mencapai target yang lebih tinggi. Kesuksesannya di Persis Solo menjadi modal berharga dalam menghadapi tantangan baru di Kediri. Namun, kesuksesan tetap bergantung pada banyak faktor, termasuk kerjasama tim dan dukungan manajemen.
Mampukah Ong Kim Swee membawa Persik Kediri meraih prestasi lebih baik di musim depan? Kita nantikan kiprahnya bersama Macan Putih.
Kontributor: M.Faqih




