Rivalitas Abadi: Messi Ungkap Alasan Tak Berteman dengan Ronaldo

Redaksi

Lionel Messi kembali menjadi sorotan, bukan hanya karena gol spektakulernya melalui tendangan bebas yang mengantarkan Inter Miami meraih kemenangan atas FC Porto, tetapi juga karena komentarnya mengenai rival abadinya, Cristiano Ronaldo. Dalam wawancara eksklusif dengan DSports, Messi secara terbuka membahas hubungan profesionalnya dengan superstar asal Portugal tersebut.

Selama hampir dua dekade, Messi dan Ronaldo mendominasi dunia sepak bola. Persaingan sengit mereka dimulai sejak final Liga Champions 2009 ketika Barcelona mengalahkan Manchester United, dan berlanjut dalam laga-laga El Clásico yang legendaris antara Barcelona dan Real Madrid. Rivalitas ini telah menghiasi berbagai lapangan hijau dan menjadi legenda tersendiri bagi penggemar sepak bola dunia.

Namun, Messi menegaskan bahwa rivalitas tersebut hanya berlangsung di dalam lapangan. “Saya pikir itu hal yang normal. Persaingan itu hanya terjadi di dalam lapangan. Kami berdua berusaha melakukan yang terbaik untuk tim masing-masing,” ungkap Messi seperti dikutip dari TycSports. Ia menekankan bahwa di luar lapangan, hubungan mereka dijalin dengan rasa hormat yang besar.

Messi menjelaskan hubungannya dengan Ronaldo. “Di luar lapangan, kami adalah dua orang biasa. Kami bukan teman karena tidak pernah menghabiskan waktu bersama, tapi ada rasa hormat yang besar,” ujarnya. Ia menambahkan kekagumannya terhadap karier Ronaldo yang gemilang dan konsisten hingga saat ini. “Saya sangat mengagumi dia, karier yang ia bangun, dan yang masih ia jalani sampai hari ini. Ia masih bermain di level tertinggi. Tidak ada yang aneh—begitulah seharusnya,” tambahnya.

Beberapa pekan sebelumnya, Ronaldo juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Messi. Setelah membawa Portugal ke final UEFA Nations League, Ronaldo mengenang momen-momen ketika mereka bersama-sama menghadiri berbagai acara penghargaan. “Kami memang menjadi rival selama bertahun-tahun, tapi kami telah berbagi panggung selama 15 tahun. Dulu Messi tidak bisa berbahasa Inggris, dan saya yang menerjemahkan instruksi saat gala penghargaan. Itu kenangan yang menyenangkan,” ungkap Ronaldo.

Rivalitas Messi-Ronaldo telah melampaui sekedar pertandingan sepak bola. Ini menjadi sebuah fenomena global yang telah membangkitkan minat dan perdebatan di antara penggemar di seluruh dunia. Keduanya telah mencapai puncak karier mereka dan kini berada di tahap yang berbeda. Messi bermain di Amerika Serikat bersama Inter Miami, sementara Ronaldo memperkuat Al-Nassr di Liga Arab Saudi.

Meskipun mereka tidak lagi bersaing secara langsung di liga-liga top Eropa, warisan rivalitas Messi-Ronaldo akan tetap dikenang sebagai salah satu persaingan terbesar dan paling ikonik dalam sejarah sepak bola. Baik di dalam maupun di luar lapangan, rasa hormat dan kekaguman di antara keduanya tetap terjaga. Kisah mereka akan terus menginspirasi generasi pemain sepak bola selanjutnya.

Pernyataan Messi dan Ronaldo tentang saling menghormati, terlepas dari rivalitas di lapangan, menunjukkan sebuah sportifitas yang patut diacungi jempol. Mereka telah menunjukkan bahwa persaingan yang ketat tidak harus menghilangkan rasa hormat dan profesionalisme di antara para atlet.

Rivalitas Messi-Ronaldo telah menciptakan momen-momen tak terlupakan dalam sejarah sepak bola. Namun, di luar sorotan lampu sorot, mereka berdua adalah individu yang berdedikasi pada kariernya dan menunjukkan rasa hormat yang luar biasa satu sama lain. Ini adalah sebuah pelajaran berharga tentang bagaimana mengelola persaingan secara sehat dan profesional.

Kontributor: Adam Ali

Also Read

Tags

Leave a Comment