PSG Juara Liga Champions: Luis Enrique & Kenangan Putri Tercinta

Redaksi

PSG Juara Liga Champions: Luis Enrique & Kenangan Putri Tercinta
Sumber: Kompas.com

Paris Saint-Germain (PSG) menciptakan sejarah baru dengan meraih gelar Liga Champions pertama mereka. Kemenangan telak 5-0 atas Inter Milan di final Allianz Arena, Munich, Minggu dini hari WIB (1/6/2025), menandai puncak perjalanan luar biasa klub asal Prancis tersebut. Dominasi PSG sejak menit awal membuat Inter Milan tak berdaya menghadapi gempuran serangan bertubi-tubi.

Kemenangan ini bukan hanya sekadar gelar juara. Ini juga menorehkan rekor baru dalam sejarah Liga Champions.

Dominasi Mutlak PSG di Final Liga Champions

PSG tampil luar biasa di partai puncak. Inter Milan benar-benar tak mampu membendung serangan-serangan cepat dan presisi dari tim asuhan Luis Enrique. Lima gol tanpa balas menjadi bukti nyata keunggulan taktis dan performa gemilang para pemain PSG.

Kelima gol tersebut menjadi catatan kelam bagi Inter Milan. Mereka menjadi tim pertama yang kebobolan lima gol dalam satu pertandingan final Liga Champions.

Prestasi Bersejarah dan Emosi Luis Enrique

Gelar Liga Champions ini juga membawa kenangan emosional bagi pelatih PSG, Luis Enrique. Sepuluh tahun lalu, ia merasakan euforia kemenangan serupa bersama Barcelona, merayakannya bersama putrinya, Xana. Namun, tragedi menimpa keluarga Enrique. Xana meninggal dunia akibat kanker tulang pada 2019.

Dalam perayaan kemenangan ini, Luis Enrique mengenang Xana dengan mengenakan kaus khusus. Kaus tersebut menampilkan simbol bendera yang pernah dibawa Xana saat perayaan kemenangan Liga Champions Barcelona sepuluh tahun silam. Ini menjadi simbol penghormatan yang menyentuh bagi pelatih asal Spanyol tersebut.

Treble Winner dan Masa Depan PSG

Kemenangan atas Inter Milan melengkapi musim gemilang PSG. Mereka sukses meraih treble winners setelah sebelumnya menjadi juara Ligue 1 dan Piala Prancis. Keberhasilan ini menunjukkan kekuatan dan kedalaman skuad PSG.

Ke depan, PSG diprediksi akan semakin disegani di kancah sepak bola Eropa. Raihan treble winners dan gelar Liga Champions menjadi bukti nyata ambisi dan kapasitas klub untuk bersaing dengan klub-klub top Eropa lainnya. Inter Milan, di sisi lain, harus kembali ke papan gambar untuk merencanakan strategi menghadapi musim kompetisi berikutnya.

Dengan kemenangan ini, PSG mengakhiri musim dengan catatan luar biasa. Keberhasilan mereka meraih treble winners menunjukkan dominasi di liga domestik dan juga di panggung Eropa. Ini menjadi bukti bahwa PSG telah menjadi kekuatan baru yang patut diperhitungkan di dunia sepak bola. Jalan panjang masih menanti, namun pencapaian ini menjadi batu loncatan bagi PSG untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar lagi di masa depan.

Also Read

Tags

Leave a Comment