Setelah 12 tahun berjuang, kapten PSG Marquinhos akhirnya mengangkat trofi Liga Champions. Mimpi panjang Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya terwujud dalam laga final melawan Inter Milan di Allianz Arena, Muenchen, Jerman.
Kemenangan dramatis PSG dengan skor 5-0 atas Inter Milan pada Minggu dini hari WIB (1/6/2025) menandai berakhirnya penantian panjang klub kaya raya tersebut.
Marquinhos: 12 Tahun Penderitaan Berbuah Manis
Bagi Marquinhos, kemenangan ini terasa sangat spesial. Ia telah merasakan pahit getir perjalanan PSG sejak bergabung pada 2013. Ia mengatakan perasaan campur aduk antara kebahagiaan dan emosi yang telah dilalui bersama tim.
Marquinhos, yang kini berusia 31 tahun, mengingat semua pemain yang pernah membela PSG dan gagal meraih Liga Champions. Ia menyebut nama-nama besar seperti Thiago Motta, Lucas Moura, Zlatan Ibrahimovic, Edinson Cavani, dan Angel Di Maria.
Ia juga mengingat final Liga Champions 2020 di mana PSG dikalahkan Bayern Muenchen 0-1. Kala itu, Neymar dan Kylian Mbappe masih menjadi andalan di lini depan PSG.
Dominasi PSG di Final Liga Champions 2024-2025
Lima gol tanpa balas dicetak PSG ke gawang Inter Milan. Achraf Hakimi membuka keran gol pada menit ke-12, disusul dua gol dari Desire Doue (menit ke-20 dan 63).
Khvicha Kvaratskhelia menambah satu gol pada menit ke-73, dan Senny Mayulu menutup pesta gol pada menit ke-86. Kemenangan telak ini merupakan margin kemenangan terbesar sepanjang sejarah final Liga Champions.
Harapan Terwujud Setelah 12 Tahun Berjuang
PSG telah berinvestasi besar-besaran sejak diakuisisi oleh Qatar Sports Investments (QSI) pada 2011. Kehadiran pemain-pemain bintang diharapkan membawa trofi Liga Champions.
Marquinhos, yang didatangkan dari AS Roma, menjadi bagian penting dari perjalanan panjang ini. Ia tumbuh menjadi pemimpin di ruang ganti dan simbol kesabaran serta kegigihan tim.
Dukungan keluarga dan para penggemar setia PSG selama bertahun-tahun juga menjadi faktor penting dalam pencapaian ini. Marquinhos mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam.
Ia menyebut gelar Liga Champions ini sebagai hari terindah dalam hidupnya. Penantian panjang akhirnya berbuah manis bagi Marquinhos dan seluruh pendukung PSG.
Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kesabaran, dan dukungan tim yang solid mampu mengantarkan pada kesuksesan. PSG pun menorehkan sejarah baru di kancah sepak bola Eropa.





