Paris Saint-Germain (PSG) menorehkan sejarah baru dalam sepak bola Eropa. Untuk pertama kalinya, klub asal Prancis ini berhasil menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di Allianz Arena, Munich, Minggu dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti transformasi tim di bawah arahan pelatih Luis Enrique.
Pertandingan final yang berlangsung Sabtu malam waktu setempat tersebut didominasi PSG sejak menit awal. Inter Milan tampak kesulitan menghadapi serangan-serangan bertubi-tubi dari tim ibukota Prancis tersebut.
Dominasi PSG sejak Menit Awal
Achraf Hakimi membuka keran gol bagi PSG pada menit ke-12. Delapan menit berselang, Desire Doue menggandakan keunggulan.
Doue kembali mencetak gol di babak kedua, memastikan dominasi PSG. Khvicha Kvaratskhelia dan Senny Mayulu kemudian menambah dua gol lagi untuk menutup pertandingan dengan skor 5-0.
Kemenangan Bersejarah dan Rekor Baru
Kemenangan 5-0 ini merupakan margin kemenangan terbesar dalam sejarah final Liga Champions. Inter Milan menjadi tim pertama yang kebobolan lima gol di partai puncak sejak berganti nama menjadi Liga Champions dari European Cup.
PSG pun menjadi klub ke-24 yang berhasil mengangkat trofi Si Kuping Besar. Kemenangan ini juga mengukuhkan PSG sebagai klub kedua asal Prancis yang menjuarai Liga Champions, setelah Olympique Marseille pada tahun 1993.
Transformasi PSG di Bawah Luis Enrique
Keberhasilan PSG ini tak lepas dari strategi jitu Luis Enrique. Tanpa megabintang seperti Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappé, PSG tampil lebih kompak dan solid.
Luis Enrique berhasil membangun permainan kolektif yang efektif. Hal ini terbukti dengan penampilan apik para pemain muda PSG yang memberikan kontribusi signifikan dalam laga final tersebut.
Pernyataan Luis Enrique dan Pengamat Sepak Bola
Luis Enrique menyatakan rasa harunya atas kemenangan tersebut. Ia juga mengenang mendiang putrinya, Xana Enrique, yang meninggal dunia pada 2019 akibat kanker tulang langka.
Giovanni Capuano, pengamat sepak bola Italia, memberikan komentar pedas atas kekalahan memalukan Inter Milan. Ia menyebut kekalahan tersebut sebagai “penghinaan olahraga”.
Daftar Juara Liga Champions
Berikut daftar juara Liga Champions sepanjang masa, dengan Real Madrid masih memimpin dengan 15 gelar. PSG kini telah menambah daftar klub peraih gelar tersebut.
- Real Madrid (15 gelar)
- AC Milan (7 gelar)
- Liverpool (6 gelar)
- Bayern Munich (6 gelar)
- Barcelona (5 gelar)
- Inter Milan (3 gelar)
- Manchester United (3 gelar)
- Ajax (4 gelar)
- Benfica (2 gelar)
- Nottingham Forest (2 gelar)
- Porto (2 gelar)
- Chelsea (2 gelar)
- Juventus (2 gelar)
- Olympique Marseille (1 gelar)
- Aston Villa (1 gelar)
- Steaua București (1 gelar)
- Red Star Belgrade (1 gelar)
- F.C. Porto (2 gelar)
- Borussia Dortmund (1 gelar)
- Celtic (1 gelar)
- Manchester City (1 gelar)
- PSV Eindhoven (1 gelar)
- Hamburg (1 gelar)
- Paris Saint-Germain (1 gelar)
Kemenangan PSG di Liga Champions 2024-2025 menjadi sebuah catatan sejarah yang luar biasa. Bukan hanya karena gelar juara pertama mereka, tetapi juga karena transformasi tim yang berhasil dilakukan Luis Enrique. Ke depannya, PSG diprediksi akan tetap menjadi kekuatan yang disegani di kancah sepak bola Eropa.





