Kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions 2025 berakhir dengan tragedi. Perayaan kemenangan yang seharusnya dipenuhi sukacita justru diwarnai kerusuhan suporter yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Pertandingan final melawan Inter Milan di Munich, yang dimenangkan PSG dengan skor telak 5-0, berujung petaka di Paris. Puluhan ribu pendukung PSG turun ke jalan untuk merayakan kemenangan bersejarah tersebut.
Kerusuhan Suporter PSG di Champs-Elysees
Suasana perayaan berubah menjadi kacau di Champs-Elysees, jantung kota Paris. Para suporter memicu kerusuhan dengan melempar berbagai benda ke arah polisi dan membakar sejumlah kendaraan.
Bentrokan antara suporter dan aparat keamanan pun tak terhindarkan. Polisi terpaksa menggunakan gas air mata dan water cannon untuk membubarkan massa yang semakin anarkis.
Halte-halte bus dihancurkan, dan bahkan ada upaya untuk menyerang polisi dengan kembang api. Kerusuhan ini meluas dan menyebabkan kerusakan properti yang signifikan di area Champs-Elysees.
Korban Tewas dan Terluka Akibat Kerusuhan
Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan dua korban jiwa akibat kerusuhan ini. Seorang meninggal dunia setelah tertabrak mobil saat mengendarai skuter.
Korban jiwa lainnya adalah seorang remaja berusia 17 tahun yang tewas akibat serangan senjata tajam. Selain dua korban tewas, terdapat 192 orang lainnya yang mengalami luka-luka.
Pihak kepolisian berhasil menangkap 559 orang yang terlibat dalam kerusuhan tersebut. Sebanyak 491 penangkapan dilakukan di Paris.
Reaksi Pihak Berwenang dan Tokoh PSG
Kepolisian Prancis dalam pernyataannya menyebut para pelaku kerusuhan di Champs-Elysees secara sengaja memprovokasi insiden dan berulang kali menyerang polisi dengan kembang api dan benda-benda lainnya.
Ousmane Dembele, bintang PSG, turut angkat bicara terkait insiden memilukan ini. Ia mengajak para penggemar untuk merayakan kemenangan dengan cara yang bertanggung jawab dan tidak merusak.
Dembele menyampaikan pesan agar euforia kemenangan tidak diiringi dengan tindakan anarkis yang merugikan banyak pihak. Ia menekankan pentingnya perayaan yang aman dan tertib.
Analisis dan Pencegahan Kerusuhan di Masa Mendatang
Insiden ini menjadi sorotan tajam dan menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan kemenangan tim olahraga di masa mendatang.
Penting bagi pihak berwenang untuk mengevaluasi strategi pengamanan dan mengkaji kemungkinan peningkatan pengawasan selama acara-acara besar untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi.
Peran edukasi dan sosialisasi kepada para suporter juga krusial. Mengajak suporter untuk merayakan kemenangan dengan cara yang bertanggung jawab dan menghormati ketertiban umum.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait, mengingatkan pentingnya manajemen kerumunan massa yang efektif dan kesadaran akan tanggung jawab individu dalam menjaga ketertiban.
Semoga peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran berharga untuk menciptakan perayaan kemenangan yang lebih aman dan tertib di masa depan, menghindari tragedi serupa yang merenggut nyawa dan menimbulkan kerugian.





