Sensasi Lucas Hernandez: Dari Rival ke Pahlawan PSG Liga Champions

Redaksi

Sensasi Lucas Hernandez: Dari Rival ke Pahlawan PSG Liga Champions
Sumber: Detik.com

Paris Saint-Germain (PSG) menorehkan sejarah baru dengan meraih gelar juara Liga Champions 2024/2025. Kemenangan dramatis 5-0 atas Inter Milan di final yang berlangsung di Allianz Arena, Munich, Minggu (1/6/2025), menjadi momen bersejarah bagi klub kaya raya Prancis tersebut.

Salah satu pemain kunci di balik kesuksesan PSG adalah Lucas Hernandez. Bek berusia 29 tahun ini, yang pernah mengalahkan PSG di final Liga Champions bersama Bayern Munich, kini ikut berkontribusi membawa mantan lawannya itu meraih trofi Si Kuping Besar.

Perjalanan Lucas Hernandez: Dari Bayern Munich ke Puncak Eropa Bersama PSG

Hernandez bergabung dengan PSG dari Bayern Munich pada tahun 2023 dengan nilai transfer 40 juta euro. Kepindahannya ini sempat mengejutkan banyak pihak.

Dua tahun kemudian, ia kembali ke Allianz Arena, bukan sebagai lawan, melainkan sebagai juara bersama PSG. Ini menjadi bukti nyata kemampuan adaptasi dan kualitasnya sebagai pemain sepak bola kelas dunia.

Final Liga Champions 2024/2025: Dominasi PSG atas Inter Milan

Pada laga final, Hernandez dimainkan sebagai pemain pengganti di menit ke-78, menggantikan Nuno Mendes. Meskipun waktu bermainnya terbatas, kontribusinya terhadap kemenangan telak PSG tak bisa dipandang sebelah mata.

Kemenangan 5-0 atas Inter Milan menjadi bukti dominasi PSG sepanjang pertandingan. Pertahanan yang solid dan serangan yang efektif membuat Inter Milan kesulitan mengembangkan permainan.

Selebrasi Unik Lucas Hernandez: Trofi Si Kuping Besar Jadi ‘Helm’

Usai pertandingan, Hernandez melakukan selebrasi unik yang menjadi ciri khasnya. Ia mengangkat trofi Liga Champions dengan posisi terbalik, seakan-akan trofi tersebut menjadi sebuah helm.

Selebrasi nyeleneh ini pernah ia lakukan saat masih membela Bayern Munich dan berhasil menjuarai Liga Champions pada tahun 2020. Kini, ia mengulanginya bersama PSG di stadion yang sama, Allianz Arena.

Melalui akun Instagram pribadinya, Hernandez menuliskan kalimat singkat, “Tidak ada komentar… SEJARAH @psg,” sebagai ungkapan kegembiraannya atas pencapaian luar biasa ini. Ungkapan tersebut menggambarkan betapa bersejarahnya kemenangan ini bagi dirinya dan PSG.

Perbandingan Prestasi Hernandez di Bayern dan PSG

Menarik untuk membandingkan perjalanan Hernandez di kedua klub raksasa Eropa ini. Di Bayern, ia meraih gelar Liga Champions dengan mengalahkan PSG di final tahun 2020.

Kini, ia membalikkan keadaan dengan membantu PSG meraih gelar yang sama, dan ironisnya, di stadion yang sama pula. Ini menunjukkan konsistensi dan kemampuannya untuk beradaptasi di level tertinggi sepak bola dunia.

Keberhasilan PSG meraih gelar Liga Champions merupakan pencapaian monumental, tidak hanya bagi klub, tetapi juga bagi pemain seperti Lucas Hernandez yang telah membuktikan kualitas dan dedikasinya di panggung Eropa. Kisah perjalanan Hernandez ini menjadi inspirasi bagi banyak pesepakbola muda.

Dengan perpaduan pemain bintang dan strategi yang tepat, PSG berhasil melewati berbagai tantangan hingga akhirnya meraih trofi Si Kuping Besar yang selama ini menjadi impian besar klub tersebut. Momen bersejarah ini akan selalu diingat oleh para penggemar PSG di seluruh dunia.

Also Read

Tags

Leave a Comment