Paris Saint-Germain (PSG) berhasil meraih kemenangan gemilang di final Liga Champions 2025. Mereka mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di Allianz Arena, Munich. Kemenangan ini menjadi yang paling dominan dalam sejarah Liga Champions, mencetak rekor baru dengan selisih lima gol.
Kemenangan PSG ini tak hanya mencuri perhatian penggemar sepak bola, namun juga mendapat pujian dari legenda Juventus, Alessandro Del Piero. Ia terkesan dengan penampilan tenang PSG di laga final tersebut.
Mentalitas Juara PSG: Ketenangan di Tengah Tekanan
Del Piero memuji mentalitas pemain PSG yang luar biasa. Ia menyebut para pemain, termasuk Ousmane Dembele, tampil tenang seolah-olah sedang bermain laga persahabatan.
Menurutnya, kendali psikologis yang dimiliki PSG menjadi kunci kemenangan telak tersebut. Mereka mampu mengendalikan tekanan pertandingan final dengan luar biasa.
“Segalanya berjalan dengan baik. Saya tidak bilang kalau ini gampang, tapi secara psikologis, mereka (PSG) mengendalikannya seolah ini laga uji coba, hampir seperti pertandingan pekan kesepuluh di liga,” ungkap Del Piero kepada Sky Sport.
Peran Luis Enrique: Membangun Kepercayaan Diri dan Ketenangan
Del Piero juga menyorot peran pelatih PSG, Luis Enrique. Ia menilai Enrique berhasil mengubah mentalitas tim, hal yang gagal dilakukan oleh pelatih lain sebelumnya.
Keberhasilan Enrique ini senada dengan pernyataan kiper PSG, Gianluigi Donnarumma. Donnarumma menyebutkan bahwa strategi Enrique yang menekankan ketenangan dan kepercayaan diri sangat efektif.
Pelatih memberi kebebasan dan ketenangan kepada pemain. Para pemain diberi waktu untuk bersama keluarga, menghindari tekanan berlebihan saat mempersiapkan pertandingan penting.
Strategi Tepat: Mengatasi Tekanan Final Liga Champions
Donnarumma menambahkan bahwa metode pelatihan Enrique membuat tim merasa tenang dan percaya diri. Suasana ini membuat para pemain merasakan laga final bukan seperti pertandingan sesungguhnya.
“Kami begitu tenang dan percaya diri, rasanya hampir tidak seperti final Liga Champions,” ujar Donnarumma.
Ketenangan dan kepercayaan diri yang dibangun oleh Enrique terlihat jelas di lapangan. PSG bermain dengan sangat efektif dan mampu mencetak lima gol tanpa balas.
Keberhasilan PSG ini menunjukkan bahwa mentalitas yang kuat dan strategi yang tepat mampu mengatasi tekanan pertandingan sebesar final Liga Champions.
Kombinasi antara mentalitas juara pemain dan strategi cerdas pelatih Luis Enrique menjadi resep sukses PSG dalam laga final tersebut. Kemenangan ini pun akan dikenang sebagai salah satu kemenangan paling bersejarah di Liga Champions.
Keberhasilan PSG juga menjadi bukti bahwa persiapan mental yang matang dan strategi tepat mampu mengalahkan tim sekuat Inter Milan di laga final Liga Champions.





