Manchester City kehilangan gelandang andalannya, Mateo Kovacic, untuk Piala Dunia Antarklub 2025. Pengumuman resmi dari klub menyatakan Kovacic harus menjalani operasi cedera Achilles dan masa pemulihan selama musim panas. Kehilangan ini tentu menjadi pukulan bagi tim yang tengah bersiap menghadapi turnamen bergengsi tersebut. Kabar ini menyusul musim yang kurang memuaskan bagi Manchester City, yang untuk pertama kalinya sejak 2017 gagal meraih satupun trofi.
Cedera Kovacic dan Dampaknya Bagi Manchester City
Konfirmasi operasi cedera Achilles Mateo Kovacic disampaikan Manchester City melalui situs resmi mereka pada Senin. Klub berharap Kovacic dapat pulih sepenuhnya selama masa pemulihan di musim panas.
Klub juga menyampaikan doa dan dukungan untuk kesembuhan Kovacic. Kehilangan Kovacic jelas merupakan kerugian besar bagi City, mengingat kontribusinya yang signifikan sepanjang musim 2024/25.
Kovacic telah bermain dalam 42 pertandingan dan mencetak tujuh gol. Kehilangan pemain kunci seperti dia akan sangat terasa dalam persaingan Piala Dunia Antarklub.
Musim 2024/25 yang Mengecewakan dan Tantangan di Piala Dunia Antarklub
Musim 2024/25 menjadi musim yang mengecewakan bagi Manchester City. Untuk pertama kalinya sejak 2017, mereka gagal meraih satu pun trofi.
Tim hanya mampu finis di peringkat ketiga Liga Inggris. Kegagalan ini menambah beban tekanan jelang Piala Dunia Antarklub.
Kehadiran Kovacic di lini tengah sangat dibutuhkan untuk mendongkrak performa tim. Absennya Kovacic tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Pep Guardiola.
Persiapan Manchester City Menuju Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat
Manchester City akan berlaga di Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Amerika Serikat. Turnamen ini diikuti 32 tim dari berbagai negara.
Sebagai juara bertahan, City akan menghadapi Wydad Casablanca dari Maroko di Philadelphia pada 18 Juni. Piala Dunia Antarklub sendiri akan dimulai pada 14 Juni.
Pep Guardiola kini harus meramu strategi baru tanpa Kovacic. Ia juga harus memperhatikan kondisi Rodri yang baru kembali pulih dari cedera lutut.
Rodri, peraih Ballon d’Or 2024, baru kembali bermain pada 20 Mei lalu setelah absen delapan bulan. Kondisinya akan dipantau ketat oleh Guardiola.
Strategi Pep Guardiola Tanpa Kovacic
Dengan absennya Kovacic, Pep Guardiola dihadapkan pada tantangan meracik strategi baru di lini tengah. Ia perlu mengandalkan pemain lain untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Kovacic.
Beberapa pemain muda berpotensi mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak. Guardiola juga perlu memastikan keseimbangan tim agar tetap kompetitif.
Guardiola harus memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan tim sebaik mungkin. Ia harus mengoptimalkan potensi pemain yang ada agar mampu bersaing di Piala Dunia Antarklub.
Kembalinya Rodri setelah cedera panjang menjadi sedikit angin segar bagi Manchester City. Namun, kondisi fisiknya masih harus dipantau secara ketat oleh tim pelatih. Tanpa Kovacic, tantangan City di Piala Dunia Antarklub 2025 akan semakin berat. Kehadiran pemain muda dan strategi tepat dari Guardiola akan sangat menentukan. Semoga tim dapat tetap tampil kompetitif dan meraih hasil terbaik.





