Indonesia vs China: Pertempuran Sengit di GBK, Siapakah Pemenangnya?

Redaksi

Pertandingan krusial menanti Timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C. Mereka akan menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis mendatang. Laga ini menjadi penentu langkah Indonesia menuju babak selanjutnya.

Indonesia saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara Grup C dengan raihan sembilan poin. Keunggulan tiga poin atas Bahrain dan China, yang berada di posisi juru kunci, memberikan secercah harapan. Namun, persaingan masih sangat ketat.

Pertempuran Sengit di GBK: Indonesia vs China

Secara matematis, peluang Indonesia untuk lolos ke putaran keempat masih terbuka lebar. Minimal, tim Garuda harus mengamankan posisi keempat di klasemen akhir.

China, meski berada di posisi buncit, juga masih memiliki peluang. Dengan dua laga tersisa, mereka bisa mengumpulkan enam poin tambahan dan mengakhiri putaran ketiga di posisi ketiga atau keempat dengan total 12 poin.

Menilik Rekam Jejak Pertemuan Kedua Tim

Pertemuan terakhir Indonesia dan China pada Oktober 2023 berakhir dengan kekalahan pahit bagi Indonesia. Meskipun mendominasi penguasaan bola dan jumlah tembakan, Indonesia takluk 1-2.

Statistik menunjukkan dominasi Indonesia dalam penguasaan bola (76% berbanding 24%), dan jumlah tembakan (14 berbanding 5). Namun, ketajaman penyelesaian akhir menjadi kunci kemenangan China yang bermain bertahan.

Kemenangan atas Indonesia meningkatkan kepercayaan diri China. Mereka kemudian menang atas Bahrain (1-0) sebelum kalah dari Jepang (1-3). Setelah itu, China menelan dua kekalahan beruntun melawan Arab Saudi (0-1) dan Australia (0-2).

Sementara Indonesia, setelah kalah dari China, juga mengalami kekalahan telak dari Jepang (0-4), namun berhasil menang atas Arab Saudi (2-0), kalah dari Australia (1-5), dan menang tipis atas Bahrain (1-0).

Analisis Kekuatan dan Kelemahan Kedua Tim

Indonesia akan menghadapi laga ini dengan beberapa pemain absen, seperti Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, Eliano Reijnders, Sandy Walsh, dan Maarten Paes. Namun, ini sekaligus menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan.

Emil Audero, kiper naturalisasi, berpeluang besar menjadi starter. Pemain lain seperti Egy Maulana Vikri, Rafael Struick, Stefano Lilipaly, Yakub, dan Yance Sayuri diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal.

Di kubu China, beberapa pemain kunci juga absen, di antaranya Wu Lei (cedera), Liu Rofan (cedera kaki), Xie Wenneng, dan Lin Liangming (akumulasi kartu kuning).

Meski demikian, pelatih Branko Ivankovic masih memiliki opsi di lini depan, seperti Wei Shihao dan Zhang Yuning. Mereka tetap menjadi ancaman bagi pertahanan Indonesia.

Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim:

Indonesia: Emil Audero, Jay Idzes, Rizki Ridho, Justin Hubner, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Thom Haye, Stefano Lilipaly, Egy Maulana Vikri, Ole Romeny. Pelatih: Patrick Kluivert

China: Wang Dalei, Jiang Shenglong, Li Lei, Hang Pengfei, Yang Zexiang, Zhengyu Huang, Xu Haoyang, Serginho, Cao Yongjing, Zhang Yuning, Wei Shihao. Pelatih: Branko Ivankovic

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat. Indonesia perlu bermain efektif dan memanfaatkan peluang yang ada untuk meraih kemenangan. Sementara China, dengan strategi bertahannya, akan mencoba memanfaatkan serangan balik cepat. Siapapun yang mampu memaksimalkan potensi dan meminimalisir kesalahan akan berpeluang besar memenangkan laga ini dan menjaga asa menuju Piala Dunia 2026.

Also Read

Tags

Leave a Comment