Liverpool menelan pil pahit kekalahan 2-3 dari Brighton & Hove Albion di Falmer Stadium, Selasa (20/5/2025) dini hari WIB. Pertandingan yang penuh drama ini menyaksikan The Reds sempat unggul dua kali, namun akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah. Kekalahan ini menjadi catatan pahit di akhir musim bagi Liverpool, kendati mereka tetap kokoh di puncak klasemen.
Keunggulan awal Liverpool didapatkan berkat gol cepat Harvey Elliott di menit kesembilan. Umpan tarik akurat Conor Bradley menjadi kunci sukses gol tersebut. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama.
Awal yang Menjanjikan, Namun Berakhir Pahit
Kegembiraan Liverpool sirna di menit ke-32. Yasin Ayari melepaskan tendangan spektakuler dari luar kotak penalti, merobek jala gawang Alisson Becker. Gol tersebut menyamakan kedudukan dan memberikan suntikan semangat bagi Brighton.
Liverpool kembali mengambil inisiatif dan berhasil unggul kembali menjelang akhir babak pertama. Dominik Szoboszlai mencetak gol pada masa injury time, membawa The Reds memimpin 2-1 saat turun minum. Semangat juang tinggi ditunjukkan oleh para pemain Liverpool di babak pertama.
Brighton Membalas di Babak Kedua
Di babak kedua, Brighton tampil lebih agresif. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan memberikan tekanan besar kepada pertahanan Liverpool.
Meskipun Alisson Becker beberapa kali menunjukkan penyelamatan gemilang, Brighton akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-69. Kaoru Mitoma berhasil memanfaatkan bola rebound dengan sempurna, mengubah skor menjadi 2-2.
Gol Penentu di Menit-menit Akhir
Pertandingan semakin menegangkan di menit-menit akhir. Pada menit ke-85, Jack Hinshelwood menjadi pahlawan bagi Brighton. Ia sukses menceploskan bola ke gawang Liverpool setelah menerima umpan silang akurat Matt O’Riley. Gol ini memastikan kemenangan 3-2 untuk Brighton.
Liverpool mencoba untuk membalas, namun usaha mereka tak membuahkan hasil. Wasit pun meniup peluit panjang, menandai berakhirnya pertandingan dengan kemenangan dramatis bagi Brighton.
Analisis Pertandingan dan Dampaknya
Kekalahan ini tentu mengecewakan bagi Liverpool, namun tidak merubah posisi mereka di puncak klasemen Liga Inggris. Dengan raihan 83 poin dari 37 pertandingan, mereka masih unggul atas pesaing terdekat. Brighton sendiri naik ke posisi kedelapan dengan 58 poin.
Pertandingan ini menunjukkan betapa pentingnya konsistensi dan manajemen pertandingan yang baik. Meskipun unggul dua kali, Liverpool gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya harus membayar mahal kesalahan tersebut. Brighton, di sisi lain, menunjukkan mentalitas yang kuat dengan mampu membalikkan keadaan dan meraih kemenangan di kandang sendiri.
Performa Pemain Kunci
Performa individu beberapa pemain juga menjadi sorotan. Harvey Elliott dan Dominik Szoboszlai tampil cemerlang dengan mencetak gol bagi Liverpool. Di kubu Brighton, Yasin Ayari dan Jack Hinshelwood menjadi bintang dengan gol-gol krusial mereka. Alisson Becker juga tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting yang mencegah kekalahan lebih telak bagi Liverpool.
Strategi dan Taktik
Kedua tim menerapkan strategi yang berbeda. Liverpool terlihat lebih dominan di babak pertama, sementara Brighton lebih efektif di babak kedua. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk melihat kelemahan taktikal yang menyebabkan kekalahan Liverpool.
Susunan pemain kedua tim adalah sebagai berikut:
Brighton: Verbruggen; Wieffer, Webster, Van Hecke, Estupinan; Baleba, Ayari; Minteh, Adingra, Gruda; Welbeck.
Liverpool: Alisson; Bradley, Quansah, Konaté, Tsimikas; Szoboszlai, Gravenberch, Elliott; Salah, Gakpo, Chiesa.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Liverpool untuk terus meningkatkan performa mereka di musim mendatang. Meskipun tetap berada di puncak klasemen, mereka perlu memperbaiki beberapa aspek permainan untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di masa depan. Sementara itu, kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan Brighton, yang menunjukkan potensi besar untuk bersaing di papan atas Liga Inggris.





