PT Sokonindo Automobile, produsen mobil listrik Seres di Indonesia, menargetkan penjualan ribuan unit mobil listrik hingga akhir tahun 2025. Target ambisius ini didorong oleh peluncuran model terbaru dan optimisme terhadap pasar mobil listrik di Indonesia. Saat ini, Seres memiliki dua model yang dipasarkan di Indonesia.
Penjualan Seres di Indonesia sejauh ini cukup menjanjikan, meskipun angka pasti penjualan selama empat bulan pertama tahun ini belum diungkapkan oleh pihak perusahaan. Kehadiran model terbaru diharapkan mampu mendongkrak angka penjualan secara signifikan.
Target Penjualan Seres Hingga Akhir Tahun
Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile, menyatakan target penjualan Seres tahun ini mencapai 1.800 hingga 2.000 unit. Target ini masih realistis mengingat masih ada delapan bulan tersisa di tahun 2025 untuk mencapai angka tersebut.
Perlu diketahui, target ini mencakup kedua model yang sudah dipasarkan, yakni Seres E1 dan Seres 3. Seres 3 baru saja diluncurkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025.
Komitmen Produksi Lokal dan Strategi Harga
PT Sokonindo Automobile berkomitmen untuk merakit seluruh produk Seres di pabriknya di Cikande, Banten. Komitmen ini tetap dijalankan meskipun pemerintah berencana melonggarkan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).
Lokalisasi produksi, menurut Barus, akan membuat harga jual mobil listrik Seres lebih kompetitif. Penggunaan komponen lokal dapat menekan biaya produksi dan pada akhirnya berdampak positif terhadap harga jual.
Strategi harga yang kompetitif menjadi salah satu kunci kesuksesan Seres di pasar mobil listrik Indonesia. Seres membanderol produknya di bawah harga kompetitornya.
Posisi Seres di Pasar Mobil Listrik Entry Level
Seres fokus pada pasar mobil listrik entry level, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Dimensi mobil yang kompak dan harga yang terjangkau menjadi daya tarik utama produk Seres.
Seres E1 dibanderol dengan harga Rp 189-219 juta, sementara Seres 3 ditawarkan dengan harga pre-book Rp 370-398 juta selama PEVS 2025. Harga tersebut sudah termasuk on the road Jakarta.
Keberhasilan Seres mencapai target penjualan akan sangat bergantung pada beberapa faktor, termasuk penerimaan pasar terhadap produknya, strategi pemasaran yang efektif, serta kondisi ekonomi secara umum. Namun, dengan komitmen pada produksi lokal dan strategi harga yang kompetitif, Seres memiliki peluang yang cukup besar untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Ke depannya, perlu dilihat bagaimana strategi Seres dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar mobil listrik Indonesia. Inovasi produk dan layanan purna jual yang baik akan menjadi kunci untuk mempertahankan daya saing dan mempertahankan pangsa pasar.





