Polytron resmi memasuki pasar otomotif Indonesia dengan meluncurkan dua mobil listrik SUV, Polytron G3 dan G3+. Kedua model ini menawarkan desain modern dan fitur-fitur canggih dengan harga mulai dari Rp 299 juta. Kolaborasi dengan Skyworth K EV dan perakitan lokal di PT Handal Indonesia Motor menjanjikan ketersediaan dan layanan purna jual yang lebih baik.
Polytron G3 dan G3+ hadir dengan dimensi yang lapang, cocok untuk keluarga. Kapasitas bagasi yang besar, mencapai 1.141 liter, dilengkapi pula dengan Electronic Tail Gate with Kick Sensor untuk kemudahan akses.
Spesifikasi dan Performa Polytron G3 dan G3+
Kedua varian, G3 dan G3+, memiliki performa yang mumpuni. Jarak tempuh mencapai 402 kilometer (CLTC) dengan kecepatan maksimal 150 km/jam. Akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam 9,6 detik.
Mobil listrik ini ditenagai baterai Lithium Ferro Phospate (LFP) berkapasitas 51,91 kWh dan motor bertenaga 150 kW, menghasilkan torsi 320 Nm. Ground clearance 158 mm membuatnya cocok untuk kondisi jalanan di Indonesia.
Perbedaan Varian G3 dan G3+
Meskipun memiliki spesifikasi dasar yang sama, Polytron G3 dan G3+ memiliki beberapa perbedaan signifikan. Perbedaan paling mencolok terletak pada ukuran velg dan fitur tambahan.
Polytron G3 menggunakan velg 19 inci, sedangkan G3+ dibekali velg 20 inci yang lebih besar. Varian G3+ juga dilengkapi panoramic sunroof yang meningkatkan kenyamanan dan estetika kabin.
Waktu pengisian daya juga sedikit berbeda. Keduanya mampu terisi dari 20% hingga 70% dalam waktu kurang dari 35 menit menggunakan arus DC. Namun, pengisian menggunakan arus AC membutuhkan waktu kurang dari 3,5 jam untuk G3+, lebih lama untuk G3.
Fitur konektivitas smartphone eksklusif pada G3+ meliputi aplikasi Polytron EV 4W yang memungkinkan pengontrolan jarak jauh berbagai fungsi mobil, termasuk status baterai, pengoperasian AC, dan penguncian pintu.
Fitur dan Teknologi Canggih
Polytron G3 dan G3+ menawarkan berbagai fitur hiburan dan teknologi keselamatan yang komprehensif. Sistem audio menggunakan 8 speaker dengan teknologi XBR milik Polytron, menghasilkan suara yang powerful.
Fitur Vehicle to Load (V2L) dengan power plug 220V memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan baterai mobil sebagai sumber daya listrik portabel. Coolbox di konsol tengah menjaga minuman dan makanan tetap dingin selama perjalanan.
Layar sentuh berukuran 12,8 inci mendukung integrasi Android Auto dan Apple CarPlay. Wireless phone charger juga tersedia untuk kenyamanan pengguna.
Sistem ADAS Level 2 pada Polytron G3 dan G3+ meningkatkan keselamatan berkendara. Fitur-fiturnya termasuk:
- Auto Parking Assistance
- Autonomous Emergency Braking
- Traffic Sign Recognition
- 360 Around View Camera + Reversing with Dynamic Guide
- Adaptive Cruise Control
- Emergency Lane Keeping Assist
- Safe Exit Warning
- Hill Start & Descent Assist
- Lane Departure Warning
- Rear Cross Traffic Alert & Braking Assist
- Driver Fatigue Reminder
- Blind Spot Detection
- Auto Brake Hold
- Sound Generator at Low Speed
Fitur keselamatan lainnya meliputi Brake Force Distribution, Auxillary Braking, Traction Control, Body Stability Control, 6 Airbag, Tire Pressure Monitoring, Rear Seat ISOFIX, dan sistem ADAS Level 2.
Polytron menawarkan dua opsi kepemilikan: opsi berlangganan baterai atau pembelian baterai secara langsung. Harga OTR Jakarta untuk Polytron G3 Rp 299 juta (berlangganan) dan Rp 419 juta (termasuk baterai), sedangkan G3+ dibanderol Rp 339 juta (berlangganan) dan Rp 459 juta (termasuk baterai). Biaya berlangganan baterai sebesar Rp 1,2 juta per bulan. Garansi kendaraan selama 5 tahun, garansi baterai seumur hidup untuk opsi berlangganan, dan 8 tahun untuk opsi pembelian baterai.
Peluncuran Polytron G3 dan G3+ menandai langkah signifikan Polytron di industri otomotif Indonesia. Dengan fitur dan teknologi canggih yang ditawarkan, kedua mobil listrik ini berpotensi menjadi pesaing kuat di pasar yang semakin ramai. Kombinasi desain modern, performa tangguh, dan berbagai fitur keselamatan diharapkan dapat menarik minat konsumen Indonesia.





