KPK Sita Mobil Mewah Ridwan Kamil: Mercedes-Benz Terungkap

Redaksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita aset milik Ridwan Kamil. Sebelumnya, KPK telah menyita sebuah sepeda motor gede (moge) miliknya. Kini, sebuah mobil mewah turut disita sebagai bagian dari penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB.

Meskipun KPK awalnya merahasiakan jenis mobil yang disita, kini terungkap bahwa mobil tersebut adalah Mercedes-Benz. Informasi ini dikonfirmasi oleh juru bicara KPK.

Mobil Mewah Ridwan Kamil yang Disita KPK

Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, mengonfirmasi penyitaan mobil Mercedes-Benz milik Ridwan Kamil. Mobil tersebut saat ini masih berada di bengkel dan belum dipindahkan ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan).

Keberadaan mobil mewah ini menimbulkan pertanyaan karena tidak terdaftar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Ridwan Kamil yang dilaporkan pada 29 Februari 2024.

Aset Ridwan Kamil yang Terdaftar di LHKPN

Laporan LHKPN Ridwan Kamil pada akhir masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat mencantumkan dua mobil.

Mobil pertama adalah Hyundai Santa Fe tahun 2017 senilai Rp 319 juta. Mobil kedua adalah Wuling CVT tahun 2022 senilai Rp 282 juta.

Selain dua mobil tersebut, LHKPN juga mencatat lima unit sepeda motor miliknya. Total nilai aset kendaraan Ridwan Kamil yang terdaftar di LHKPN mencapai Rp 771,9 juta.

Penyitaan Moge dan Ketidaksesuaian dengan LHKPN

Sebelum mobil Mercedes-Benz, KPK telah lebih dulu menyita sebuah moge milik Ridwan Kamil di Bandung. Penyitaan ini dilakukan saat penggeledahan rumah Ridwan Kamil pada Maret 2025.

Moge merek Royal Enfield tersebut juga tidak tercantum dalam LHKPN Ridwan Kamil. Laporan LHKPN terakhir yang diajukan adalah dua tahun lalu.

Lebih lanjut, Tessa menjelaskan bahwa surat kepemilikan moge tersebut atas nama orang lain, bukan Ridwan Kamil. Namun, identitas pemilik sebenarnya belum diungkapkan.

Ketidaksesuaian antara aset yang disita dan laporan LHKPN menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan pengelolaan harta kekayaan penyelenggara negara. KPK terus mendalami kasus ini untuk mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat Ridwan Kamil merupakan tokoh publik yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan harta kekayaan menjadi hal yang penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB terus berlanjut. KPK akan terus berupaya mengungkap seluruh fakta dan menetapkan tersangka jika ditemukan bukti yang cukup.

Penyitaan aset-aset milik Ridwan Kamil diharapkan dapat membantu mengungkap alur dana dan pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi tersebut. Publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses penyidikan yang dilakukan KPK.

Also Read

Tags

Leave a Comment