YouTuber Jajago Diteror, Bupati Ratenggaro NTT Minta Maaf

Redaksi

YouTuber Jajago Diteror, Bupati Ratenggaro NTT Minta Maaf
Sumber: Detik.com

Pasangan Youtuber John dan Riana dari kanal Jajago Keliling Indonesia mengalami kejadian kurang menyenangkan saat mengunjungi Kampung Adat Ratenggaro di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Mereka mengaku menjadi korban pungutan liar yang kemudian viral di media sosial. Kejadian ini memicu reaksi dari Bupati Sumba Barat Daya, yang menyampaikan permohonan maaf.

Pengalaman buruk tersebut bermula saat memasuki Kampung Adat Ratenggaro. Anak-anak setempat menawarkan jasa foto, namun terus mengejar pasangan tersebut setelah tawaran ditolak. Bahkan, ada permintaan uang dengan dalih membeli buku atau rokok, yang melibatkan orang dewasa juga.

Pungli di Kampung Adat Ratenggaro

John dan Riana merasa sangat kecewa karena selain dikerumuni anak-anak yang meminta uang, mereka juga mengalami kenaikan biaya sewa kuda dan jasa foto yang tidak sesuai kesepakatan awal. Harga sewa kuda yang semula disepakati Rp 50.000, dinaikkan menjadi Rp 75.000. Sementara itu, harga jasa foto melonjak dari Rp 10.000 menjadi Rp 25.000.

Mereka juga harus menghadapi permintaan uang kompensasi dari orang dewasa di kampung tersebut. Kejadian ini tentu saja mengurangi kenikmatan liburan mereka di lokasi yang sebenarnya menawarkan keindahan alam dan budaya Sumba.

Reaksi Pemerintah Daerah

Meskipun mengalami kejadian yang tidak mengenakan, John dan Riana menekankan bahwa keindahan alam dan budaya Sumba tetap memikat. Mereka juga berjumpa dengan banyak orang ramah dan baik hati selama perjalanan. Mereka percaya peristiwa tersebut hanya ulah oknum dan berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata SBD, Christofel Horo, mengakui kejadian ini telah mencoreng citra pariwisata daerah tersebut. Ia menyatakan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Camat, Polsek, Danramil, Kades, pengurus Kampung Adat Ratenggaro, dan tokoh masyarakat setempat untuk mencari solusi dan mencegah kejadian serupa.

Permohonan Maaf Bupati dan Upaya Pembenahan

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, secara langsung menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang dialami John dan Riana. Ia menyadari peristiwa tersebut berdampak buruk bagi citra pariwisata Sumba Barat Daya.

Ratu Wulla, yang baru menjabat tiga bulan, berjanji akan melakukan pembenahan dan perbaikan untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerahnya. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga dalam meningkatkan pengelolaan dan pengawasan pariwisata di Sumba Barat Daya agar kejadian serupa tidak terulang. Harapannya, wisatawan dapat menikmati keindahan Sumba tanpa mengalami pengalaman negatif seperti yang dialami oleh John dan Riana. Upaya pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan pungli dan menjaga keamanan serta kenyamanan wisatawan sangat krusial untuk kemajuan sektor pariwisata di Sumba Barat Daya.

Also Read

Tags

Leave a Comment