Indonesia Basketball League (IBL) mengakui adanya keluhan dari beberapa tim terkait kinerja wasit di musim 2025. Salah satu tim yang menyuarakan ketidakpuasan adalah Hangtuah Jakarta.
Tim ini merasa dirugikan oleh beberapa keputusan wasit dalam pertandingan melawan RANS Simba Bogor dan Dewa United Basketball Club, yang mengakibatkan penurunan posisi mereka di klasemen.
Kinerja Wasit IBL 2025 Menuju Babak Playoff
Kekhawatiran akan keputusan wasit yang merugikan terus berlanjut menjelang babak Playoff IBL 2025. IBL pun berkomitmen meningkatkan kualitas perwasitan.
Hal ini penting untuk memastikan kejujuran dan sportifitas pertandingan, terutama di babak krusial seperti Playoff.
Langkah IBL Perbaiki Kualitas Wasit
IBL menyadari keterbatasan jumlah wasit berkualitas di Indonesia. Ini menjadi tantangan yang telah berlangsung selama beberapa tahun.
Untuk mengatasi hal ini, IBL akan memanfaatkan sisa pertandingan reguler untuk mempersiapkan diri menghadapi Playoff.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah memanggil kembali wasit-wasit senior yang berpengalaman internasional. Wasit-wasit ini sebelumnya bertugas di FIBA dan kompetisi internasional lainnya.
Dengan kembalinya wasit senior seperti Budi Arfan dan Herianto, diharapkan kualitas perwasitan dapat meningkat secara signifikan.
Pemanfaatan Wasit Asing di Playoff
Selain wasit lokal senior, IBL juga berencana menggunakan wasit asing di babak Playoff. Strategi ini telah diterapkan pada musim-musim sebelumnya.
Permintaan telah diajukan melalui Perbasi kepada FIBA untuk mendatangkan 5-6 wasit dari Jepang, Korea, dan beberapa negara Asia lainnya.
Kehadiran wasit asing diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan objektivitas pertandingan. Wasit asing akan bertugas secara bergilir di setiap laga Playoff.
Kombinasi wasit asing dan wasit lokal senior terbaik akan menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas perwasitan pada Playoff IBL 2025.
Harapan untuk Pertandingan yang Lebih Bersih
Meskipun upaya untuk meningkatkan kualitas perwasitan telah dilakukan, IBL menyadari bahwa ketidaksempurnaan tetap mungkin terjadi. Namun, harapannya adalah meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat merugikan tim.
Dengan komposisi wasit yang lebih baik dan berpengalaman, IBL optimis dapat menghadirkan pertandingan yang lebih adil dan menarik bagi penonton.
Komitmen IBL untuk menghadirkan perwasitan terbaik di Playoff IBL 2025 diharapkan dapat memberikan rasa keadilan dan sportifitas bagi semua tim peserta. Hal ini penting untuk menjaga reputasi dan kredibilitas liga.





