Riau Aman? Satu Warga Tak Aman, Polisi Gagal Total

Redaksi

Riau Aman? Satu Warga Tak Aman, Polisi Gagal Total
Sumber: Detik.com

Polda Riau membentuk Tim ‘Raga’ untuk mengatasi maraknya aksi premanisme dan kejahatan jalanan. Tim ini akan berpatroli selama 24 jam untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Riau. Nama ‘Raga’ sendiri merupakan akronim dari Rabu Anti-Geng dan Anarkisme, namun patroli akan dilakukan setiap hari. Filosofinya, tim ini diharapkan menjalankan tugas dengan sepenuh hati, layaknya jiwa (raga) yang berdedikasi pada masyarakat.

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menekankan bahwa tugas utama kepolisian adalah menjaga keamanan dan ketertiban. Hal ini diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia. Patroli, sebagai bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), menjadi salah satu langkah penting dalam menjalankan tugas tersebut.

Pembentukan Tim ‘Raga’ dan Tugas Pokoknya

Tim ‘Raga’ dibentuk sebagai respons atas keresahan masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan rasa aman dan sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan. Kapolda Riau menyatakan bahwa keberhasilan tim ini diukur dari tingkat keamanan dan kenyamanan yang dirasakan masyarakat. Kegagalan menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat berarti kegagalan kepolisian.

Polda Riau memperkuat pengawasan melalui patroli rutin yang ditingkatkan. Patroli dialogis dan edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari strategi ini. Tujuannya adalah menciptakan kondisi yang kondusif dan mencegah terjadinya tindak kejahatan.

Strategi Patroli Tim ‘Raga’

Tim ‘Raga’ terdiri dari personel gabungan dari Ditreskrimum Polda Riau, Ditsabhara, dan Satuan Brimob. Mereka akan berpatroli di titik-titik rawan kejahatan, baik siang maupun malam hari. Sasarannya adalah para pelaku premanisme, geng motor, aksi anarkis, dan kejahatan jalanan lainnya.

Patroli akan dilakukan dengan berbagai metode. Patroli dialogis akan difokuskan pada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar ikut serta menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, tim juga akan responsif terhadap laporan atau pengaduan masyarakat, baik melalui jalur resmi maupun media sosial.

Profil dan Tujuan Tim ‘Raga’

‘Raga’ juga memiliki makna lain, yaitu singkatan dari ‘Responsif’, ‘Adil’, ‘Gesit’, dan ‘Aktif’. Tim ini diharapkan responsif dalam menangani laporan masyarakat dan hadir di tempat kejadian perkara (TKP) pada waktu yang tepat (‘golden time’). Prinsip keadilan juga ditekankan agar semua masyarakat diperlakukan sama. Kegesitan dan kreativitas dalam berpikir serta keaktifan di lapangan juga menjadi kunci keberhasilan tim.

Tujuan utama Tim ‘Raga’ adalah menciptakan rasa aman bagi masyarakat Riau. Tim ini menjadi bukti komitmen Polda Riau dalam memberantas premanisme dan kejahatan jalanan. Dengan patroli intensif dan pendekatan yang komprehensif, diharapkan kehadiran Tim ‘Raga’ dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

Polda Riau berharap Tim ‘Raga’ mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Riau. Keberhasilan tim ini akan diukur dari menurunnya angka kejahatan dan meningkatnya rasa aman di tengah-tengah masyarakat. Dengan strategi yang terencana dan komitmen yang kuat, diharapkan Tim ‘Raga’ dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi masalah premanisme dan kejahatan jalanan di Riau.

Also Read

Tags

Leave a Comment