Doa “Haji Mabrur dan Mabruroh” sering dilantunkan untuk mereka yang telah menunaikan ibadah haji. Ucapan ini lebih dari sekadar selamat; ini adalah harapan agar ibadah haji mereka diterima Allah SWT. Namun, banyak yang mengucapkan tanpa memahami maknanya sepenuhnya. Artikel ini akan menjelaskan arti “mabrur” dan “mabruroh”, perbedaannya, dan contoh ucapan doa yang tepat.
Istilah “haji mabrur” merujuk pada ibadah haji yang diterima Allah SWT. Penerimaan ini didasarkan pada keikhlasan, kesesuaian dengan tuntunan syariat Islam, dan perubahan positif yang terjadi pada diri jemaah haji. “Mabruroh”, bentuk feminin dari “mabrur”, digunakan khusus untuk mendoakan jemaah haji perempuan.
Arti Istilah Haji Mabrur dan Mabruroh
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan “mabrur” sebagai “diterima Allah SWT” atau “baik”. Kata ini berasal dari bahasa Arab, berakar pada kata yang berarti “mematuhi,” “menepati janji,” atau “terhindar dari cacat”.
Ensiklopedia Islam Kementerian Agama (Kemenag) menambahkan bahwa haji mabrur ditandai dengan pelaksanaan sesuai tuntunan agama, serta peningkatan iman, amal saleh, dan akhlak mulia pada diri jemaah. Ibadah haji yang diterima Allah SWT akan membawa dampak positif yang berkelanjutan.
Rasulullah SAW bersabda, “Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga.” (HR. Bukhari No. 1773 dan Muslim No. 1349). Hadis ini menggarisbawahi pahala besar yang menanti haji mabrur.
Contoh Ucapan Doa Haji Mabrur dan Mabruroh
Berikut beberapa contoh ucapan doa yang bisa disampaikan kepada para jemaah haji:
- “Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, diterima semua amal ibadahnya.” Ungkapan ini sederhana namun tulus.
- “Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga hajimu diterima dan menjadi haji yang mabrur.” Ungkapan ini menggunakan bahasa Arab yang umum digunakan.
- “Semoga Allah menerima semua rangkaian hajimu sebagai haji yang mabrur dan memberkahi setiap langkahmu.” Doa ini memohon berkah tambahan bagi jemaah.
- “Haji mabrur, dosa diampuni, hidup diberkahi. Semoga kembali dengan hati lebih bersih dan iman lebih kuat.” Doa ini menekankan aspek pengampunan dosa dan peningkatan spiritual.
- “Doa terbaik untukmu: semoga menjadi haji yang mabrur dan pulang membawa berkah bagi keluarga dan lingkungan.” Doa ini berharap berkah yang dirasakan meluas ke orang sekitar.
- “Semoga Allah menjadikan hajimu sebagai haji yang mabrur dan memudahkan segala urusanmu setelah kembali.” Doa ini mendoakan kelancaran setelah pulang haji.
- “Haji mabrur dan mabruroh. Semoga perjalanan suci ini membawa pahala berlimpah dan perubahan yang penuh berkah.” Ungkapan ini menekankan aspek pahala dan perubahan positif.
- “Selamat kembali ke tanah air. Semoga amal ibadah hajimu diterima sebagai haji yang mabrur.” Ungkapan selamat sekaligus doa penerimaan ibadah.
- “Semoga Allah menjadikanmu bagian dari mereka yang kembali dari haji dalam keadaan suci dan dirahmati.” Doa ini berharap kesucian dan rahmat Allah SWT.
- “Semoga kepulanganmu membawa ketenangan hati, semangat ibadah, dan ketakwaan yang terus meningkat.” Doa ini fokus pada dampak positif jangka panjang.
Makna di Balik Ucapan
Mengucapkan “haji mabrur dan mabruroh” bukanlah sekadar formalitas. Ini merupakan doa tulus yang berharap ibadah haji diterima Allah SWT dan membawa perubahan positif dalam kehidupan jemaah.
Memahami makna di balik ucapan ini akan menambah kekhusyukan dan ketulusan doa kita untuk sesama. Semoga setiap jemaah haji mendapatkan keberkahan dan kemuliaan dari Allah SWT.





