Di era digital saat ini, transaksi non-tunai semakin diminati, terutama oleh kalangan muda. Kemudahan dan kecepatan pembayaran menjadi faktor utama pendorongnya. Salah satu contohnya terlihat pada UMKM Oikima Bakso Goreng di Bandung, yang merasakan dampak positif penerapan sistem pembayaran QRIS BRI.
Penggunaan QRIS BRI dan BRImo tidak hanya memberikan efisiensi bagi penjual, tetapi juga kemudahan bagi pembeli. Hal ini menunjukkan bagaimana inovasi teknologi finansial mampu merubah lanskap transaksi jual beli, khususnya di kalangan UMKM.
Oikima Bakso Goreng: QRIS BRI Percepat Transaksi, Tingkatkan Efisiensi
Oikima Bakso Goreng, yang berlokasi di Laswee Creative Space, Bandung, telah merasakan manfaat nyata dari penerapan sistem pembayaran QRIS BRI selama dua tahun terakhir.
Reni, salah satu pengelola Oikima, menyatakan bahwa mayoritas pelanggannya, yang didominasi oleh anak muda, lebih menyukai pembayaran digital melalui QRIS.
Kecepatan transaksi menjadi poin utama. Tidak perlu lagi repot menghitung dan memberikan uang kembalian.
Sistem pencatatan keuangan pun menjadi lebih terorganisir dan rapi berkat penggunaan QRIS BRI.
Selain QRIS BRI, Oikima juga menerima pembayaran melalui BRImo, aplikasi mobile banking BRI.
BRImo: Popularitas Meningkat, Transaksi Tembus 4,34 Miliar
Direktur Retail Funding and Distribution BRI, Andrijanto, memaparkan komitmen BRI dalam menyediakan layanan transaksi yang praktis dan nyaman bagi nasabahnya.
Inovasi digital BRI bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam berbagai transaksi, termasuk pembayaran zakat di bulan Ramadan.
Kesuksesan BRI dalam hal ini terlihat dari total transaksi BRImo yang mencapai 4,34 miliar transaksi di tahun 2024, meningkat 40,54% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY).
Nilai transaksi melalui super app BRImo juga mencapai angka yang fantastis, yaitu Rp5.596 triliun, naik 34,57% dibandingkan tahun sebelumnya.
Popularitas BRImo sebagai aplikasi mobile banking terpopuler di Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama dalam sektor perbankan digital di tanah air.
Laswee Creative Space: Tempat Nongkrong dengan Fasilitas Modern
Laswee Creative Space, tempat berdirinya Oikima Bakso Goreng, tidak hanya menawarkan aneka jajanan dan minuman, tetapi juga fasilitas pendukung bagi pengunjung.
Tersedia charging station untuk memudahkan pengunjung mengisi daya perangkat elektronik mereka.
Hal ini menunjukkan bagaimana Laswee Creative Space berupaya memberikan pengalaman yang nyaman dan lengkap bagi para pengunjungnya.
Integrasi antara teknologi pembayaran modern dengan fasilitas penunjang kenyamanan ini menciptakan sinergi yang positif bagi perkembangan UMKM dan kepuasan pelanggan.
Penggunaan BRImo sebagai metode pembayaran menunjukkan tren peningkatan adopsi teknologi finansial di kalangan masyarakat Indonesia.
Pertumbuhan jumlah pengguna BRImo mencapai 38,61 juta pada akhir Desember 2024, meningkat 22,12% dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini mencerminkan kepercayaan dan preferensi masyarakat terhadap layanan digital yang ditawarkan oleh BRI.
Kesimpulannya, suksesnya Oikima Bakso Goreng dalam memanfaatkan QRIS BRI dan tren penggunaan BRImo menggambarkan bagaimana inovasi teknologi finansial dapat meningkatkan efisiensi usaha dan memberikan kemudahan bagi konsumen. Pertumbuhan pesat BRImo juga menunjukkan pergeseran signifikan dalam preferensi transaksi masyarakat Indonesia menuju metode pembayaran digital yang lebih praktis dan modern. Hal ini menjadi indikator positif bagi perkembangan ekonomi digital Indonesia di masa mendatang.





