Polda Riau berhasil menggagalkan penyelundupan 18 kilogram sabu di wilayah Siak. Sabu tersebut dikemas dalam 18 bungkus teh China berwarna kuning. Penangkapan ini bermula dari informasi intelijen mengenai penyelundupan narkoba dari Malaysia melalui pelabuhan tikus di Bukit Batu, Bengkalis. Mobil Honda Brio yang membawa sabu tersebut dihentikan polisi setelah dilakukan pengejaran.
Penangkapan Dua Tersangka di Pekanbaru
Petugas berhasil menangkap dua tersangka, Iqbal (26) asal Medan, Sumatera Utara, dan Elfa Izah (24) asal Pekanbaru. Penangkapan dilakukan pada Senin, 12 Mei 2025, sekitar pukul 01.45 WIB. Mobil Honda Brio yang mereka gunakan dijadikan sebagai alat untuk membawa sabu tersebut menuju Pekanbaru.
Pengejaran terhadap mobil yang dicurigai berlangsung cepat dan efektif. Polisi berhasil mengamankan para pelaku dan barang bukti tanpa perlawanan berarti.
Barang Bukti yang Diamankan
Selain 18 kilogram sabu yang dikemas rapi dalam bungkus teh, polisi menyita sejumlah barang bukti lain. Barang bukti tersebut antara lain dua buah tas (hitam dan biru), satu unit iPhone 15 berwarna putih, satu unit handphone berwarna silver, dan mobil Honda Brio yang digunakan untuk mengangkut sabu.
Sabu tersebut ditemukan di dalam dua tas ransel yang berada di jok belakang mobil Brio. Bungkusan teh tersebut bermerek “GUANYIWANG” berwarna kuning.
Langkah Selanjutnya dan Apresiasi Kepolisian
Kedua tersangka telah dibawa ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan menyelidiki jaringan pengedar dan pemasok sabu tersebut. Langkah selanjutnya termasuk melakukan *control delivery* untuk mengidentifikasi pemesan sabunya.
Brigjen Eko Hadi Santoso dari Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri menyampaikan apresiasi kepada Polda Riau atas keberhasilan pengungkapan kasus ini. Pihaknya menilai keberhasilan ini sebagai upaya positif dalam memberantas peredaran narkoba di seluruh wilayah Indonesia.
Pengungkapan kasus penyelundupan sabu ini menunjukkan kesigapan dan profesionalitas Polda Riau dalam menangani kasus narkoba. Kerja sama antar instansi kepolisian juga berperan penting dalam keberhasilan operasi ini. Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan narkoba dan mengurangi peredaran narkoba di Indonesia. Penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku kejahatan ini.





