Nina Agustina: Calon Bupati Indramayu, Kontroversi, dan Biodata Lengkapnya

Redaksi

Nina Agustina: Calon Bupati Indramayu, Kontroversi, dan Biodata Lengkapnya
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Video viral memperlihatkan Nina Agustina, calon Bupati Indramayu, terlibat insiden dengan warga setempat. Kejadian ini menimbulkan kontroversi dan menarik perhatian publik, termasuk aktor Lucky Hakim yang ikut angkat bicara.

Nina Agustina, yang merupakan putri mantan Kapolri, Da’i Bachtiar, terlihat emosi dalam video tersebut. Insiden ini bermula saat rombongan kampanye Nina diteriaki ’02’, mengakibatkan reaksi keras dari sang calon bupati.

Insiden di Kecamatan Sukra dan Reaksi Warga

Insiden terjadi di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Nina turun dari mobil dan terlibat perselisihan langsung dengan warga.

Salah satu pengawal Nina bahkan menantang duel seorang warga. Suasana menjadi ramai dan penuh emosi.

Tuduhan Teror dan Klarifikasi Lucky Hakim

Aktor Lucky Hakim mengaku namanya disebut-sebut dalam insiden tersebut. Ia merasa namanya dimanipulasi dan merasa diteror oleh pihak Nina Agustina.

Lucky Hakim membantah terlibat dalam penghadangan rombongan Nina. Ia menjelaskan kesalahpahaman terjadi karena kemiripan mobil antara rombongan Nina dan mobil yang diduga miliknya.

Menurutnya, video yang beredar di media sosial tidak mencerminkan kejadian sebenarnya. Ia menekankan ketidakmungkinan warga berani menghadang rombongan yang dikawal ketat oleh sejumlah mobil polisi.

Lucky Hakim merasa dirugikan karena insiden ini dan mengatakan Nina Agustina telah bertindak merugikannya.

Profil Nina Agustina: Dari Hukum hingga Politik

Nina Agustina, lahir 17 Agustus 1973, merupakan calon Bupati Indramayu dengan nomor urut 3. Ia memiliki latar belakang pendidikan hukum dan pengalaman di berbagai organisasi.

Sebelum terjun ke dunia politik, Nina Agustina meniti karier di berbagai sektor. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum di DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan Perikanan dan Nelayan.

Selain itu, ia juga tercatat sebagai Bendahara Umum di DPP Gerakan Nelayan dan Tani, serta Sekjen di Indonesian Korean Friendship Association (IKFA).

Nina juga memiliki pengalaman di dunia bisnis, menjabat sebagai Direktur di beberapa perusahaan dan Managing Partner di NDB Law Firm & Partners.

Ia juga diketahui sebagai Ketua Yayasan Dai An Nur di Losarang, Indramayu.

Menariknya, Nina dan Lucky Hakim pernah berpasangan sebagai calon pemimpin Indramayu pada Pilgub 2020 dengan nomor urut 4.

Nina Agustina juga memiliki sertifikasi Certified Risk Associated.

Insiden ini menyoroti dinamika politik lokal di Indramayu dan pentingnya menjaga etika selama masa kampanye. Kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan tentang pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya di media sosial.

Semoga ke depannya, proses politik di Indonesia dapat berlangsung dengan lebih tertib dan menghindari insiden-insiden yang tidak perlu.

Also Read

Tags

Leave a Comment