Kejutan Indonesia Open 2025: Lanny/Fadia Gugur 16 Besar

Redaksi

Kejutan Indonesia Open 2025: Lanny/Fadia Gugur 16 Besar
Sumber: Detik.com

Pasangan ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, harus tersingkir di babak 16 besar Indonesia Open 2025. Kejuaraan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, ini menyaksikan perjuangan ketat Lanny/Fadia yang akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.

Kekalahan ini membuat Indonesia hanya memiliki satu wakil tersisa di sektor ganda putri pada turnamen bergengsi tersebut. Pertandingan berlangsung sengit dan penuh drama hingga tiga gim.

Perjuangan Gigih Lanny/Fadia di Babak 16 Besar

Lanny/Fadia mengawali pertandingan dengan apik. Mereka mampu unggul cepat di gim pertama.

Dominasi Lanny/Fadia terlihat jelas di awal gim pertama. Mereka unggul 9-3 dan memimpin hingga 17-10.

Meskipun sempat mendapat tekanan dari Pearly Tan/Thinaah Muralitaran, Lanny/Fadia berhasil mengamankan gim pertama dengan skor 21-18.

Balik Serangan dari Pasangan Malaysia

Di gim kedua, Lanny/Fadia sempat unggul tipis 11-10 di interval.

Namun, Pearly Tan/Thinaah Muralitaran mampu membalikkan keadaan. Mereka meraih empat poin beruntun dan unggul 16-11.

Tan/Thinaah semakin menguasai permainan dan akhirnya memenangkan gim kedua dengan skor 21-16.

Perlawanan Sengit dan Kekalahan di Gim Penentu

Lanny/Fadia kembali memulai gim ketiga dengan baik. Mereka unggul 9-3 di awal gim.

Pertandingan berlangsung ketat dan skor sempat imbang di angka 13-13 setelah interval.

Lanny/Fadia sempat unggul 17-15, namun Tan/Thinaah mampu membalikkan keadaan lagi. Mereka menang 7 poin beruntun untuk mengamankan kemenangan dengan skor 21-17.

Kemenangan Tan/Thinaah memastikan tiket mereka ke perempat final Indonesia Open 2025. Sementara itu, Lanny/Fadia harus mengakhiri perjuangannya di babak 16 besar.

Satu Wakil Indonesia Tersisa di Ganda Putri

Dengan tersingkirnya Lanny/Fadia, Indonesia hanya menyisakan satu wakil di sektor ganda putri Indonesia Open 2025.

Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, unggulan kedelapan, menjadi satu-satunya harapan Indonesia di ganda putri. Mereka akan berhadapan dengan pasangan Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee di babak delapan besar.

Pertandingan selanjutnya akan menjadi penentu apakah Indonesia masih memiliki peluang untuk meraih gelar juara di sektor ganda putri Indonesia Open 2025. Semoga Febriana/Amalia dapat memberikan penampilan terbaiknya dan mengharumkan nama Indonesia.

Kekalahan Lanny/Fadia menjadi pelajaran berharga bagi perkembangan ganda putri Indonesia. Analisis mendalam atas performa mereka dan strategi lawan akan krusial untuk meningkatkan kemampuan di turnamen mendatang. Semoga para atlet dapat terus berlatih dan meningkatkan kualitas permainan mereka.

Also Read

Tags

Leave a Comment