Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri, memimpin peletakan batu pertama pembangunan asrama baru untuk anggota Polri di Samarinda, Kalimantan Timur. Acara groundbreaking ini menandai langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan personel dan keluarga mereka.
Asrama Polresta Samarinda, yang berlokasi di Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang, dibangun atas dukungan dana dari Polresta Samarinda sendiri. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup anggota Polri yang bertugas di Samarinda.
Pembangunan Asrama Polresta Samarinda: Investasi untuk Kesejahteraan Personel
Pembangunan asrama ini memanfaatkan lahan seluas 1,46 hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kota Samarinda. Proyek senilai Rp 65,57 miliar ini ditargetkan selesai dalam 240 hari oleh PT Jaya Kedhaton.
Kapolri Jenderal Sigit menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan dalam pembangunan asrama ini. Ia menekankan pentingnya proyek ini sebagai wujud komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga besarnya.
Fasilitas Modern untuk Anggota Polri dan Keluarga
Asrama baru ini dirancang dengan fasilitas yang lengkap dan modern. Tersedia 15 unit rumah tipe 1 untuk perwira dan 31 unit rumah tipe 2 untuk bintara.
Selain rumah tinggal, asrama juga akan dilengkapi dengan satu unit rumah susun tiga lantai berkapasitas 30 kamar, masjid berkapasitas 85 orang, dan aula berkapasitas 96 orang. Semua fasilitas dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi penghuninya.
Rumah Tinggal
Rumah-rumah yang dibangun dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian yang nyaman dan layak bagi personel Polri dan keluarga mereka. Desain memperhatikan aspek fungsionalitas dan estetika.
Fasilitas Umum
Masjid dan aula yang luas memberikan tempat ibadah dan ruang pertemuan yang memadai. Rumah susun menyediakan alternatif hunian bagi personel yang membutuhkan.
Program Sosial Berdampingan dengan Pembangunan Asrama
Groundbreaking asrama juga diiringi dengan kegiatan sosial. Jenderal Sigit menyerahkan bantuan sumur bor secara simbolis kepada perwakilan masyarakat di Balikpapan.
Tujuh titik sumur bor disalurkan ke berbagai wilayah, termasuk permukiman warga, pesantren, gereja, pura, dan mushola. Hal ini menunjukan komitmen Polri untuk membantu masyarakat sekitar.
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Endar Priantoro, Walikota Samarinda, Andi Harun, dan perwakilan masyarakat turut hadir dalam acara tersebut. Acara ditutup dengan pelepasan distribusi bantuan sosial oleh Jenderal Sigit.
Dengan terbangunnya asrama baru ini, diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan anggota Polri dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Suasana kerja yang lebih baik dan nyaman diyakini akan meningkatkan kinerja dan dedikasi anggota dalam menjalankan tugasnya. Pembangunan asrama ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mewujudkan Polri yang modern dan humanis.





