Luna Maya baru-baru ini menggelar pesta *bridal shower* di Shanghai, Tiongkok, menjelang pernikahannya dengan Maxime Bouttier. Acara tersebut dihadiri oleh sahabat-sahabat dekatnya, menampilkan nuansa manis dan sederhana. Pesta *bridal shower*, sebuah tradisi pra-pernikahan yang semakin populer, memunculkan pertanyaan: siapa sebenarnya yang merencanakan acara intim ini?
Tradisi ini telah berkembang seiring waktu, menawarkan wawasan menarik tentang hubungan dan perayaan menjelang pernikahan. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai tradisi *bridal shower*, siapa yang biasanya menyelenggarakannya, dan esensi dari acara pra-pernikahan yang personal ini.
Siapa yang Merencanakan Pesta Bridal Shower?
Secara tradisional, pesta *bridal shower* dirancang dan diselenggarakan oleh orang-orang terdekat calon pengantin wanita. Sahabat-sahabat dekat, *bridesmaid*, dan *maid of honor* biasanya mengambil peran utama dalam perencanaan dan pelaksanaan acara ini.
Keluarga dekat juga berperan penting. Ibu, saudara perempuan calon pengantin, atau bahkan keluarga perempuan dari pihak pasangan sering terlibat dalam persiapan pesta *bridal shower*. Mereka dapat membantu dalam berbagai hal, mulai dari pemilihan lokasi hingga pengaturan dekorasi.
Evolusi Konsep Bridal Shower: Dari Intim Hingga Inklusif
Meskipun tradisi awalnya berfokus pada lingkaran pertemanan dan keluarga dekat perempuan, konsep *bridal shower* telah mengalami evolusi. Kini, banyak pasangan yang memilih pendekatan yang lebih inklusif.
Munculnya konsep *wedding shower* atau *couple’s shower* mencerminkan perubahan ini. Acara ini melibatkan kedua calon mempelai dan mengundang baik teman maupun keluarga dari kedua belah pihak. Hal ini menciptakan suasana yang lebih meriah dan melibatkan lebih banyak orang dalam perayaan pra-pernikahan.
Lilia Shatnaya, pemilik Plume and Stone Invitation Studio, menjelaskan pergeseran ini, “Biasanya hanya teman dan keluarga perempuan terdekat yang diundang. Namun, seiring waktu, pasangan juga memilih merayakannya bersama-sama.”
Esensi Keintiman dan Koneksi Personal dalam Bridal Shower
Berbeda dengan resepsi pernikahan yang cenderung formal dan melibatkan banyak tamu, *bridal shower* mengedepankan kedekatan dan koneksi personal. Jumlah tamu biasanya lebih sedikit, memungkinkan calon pengantin berinteraksi secara lebih mendalam dengan orang-orang tercinta.
Acara ini memberikan kesempatan berharga bagi calon pengantin untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan orang-orang spesial, sebelum hari pernikahan yang sibuk dan penuh tekanan. Kevin Dennis, pemilik Fantasy Sound Event Services, menekankan pentingnya hal ini, “Acara seperti ini memberi kesempatan bagi pasangan untuk terhubung lebih dekat dengan tamu-tamu istimewa mereka.” Kesempatan untuk bercanda, berbagi cerita, dan menciptakan kenangan indah menjadi inti dari perayaan ini. Suasana yang intim dan personal inilah yang membedakan *bridal shower* dari acara pernikahan yang lebih besar dan formal. Hal ini memungkinkan calon pengantin untuk merasakan dukungan dan kasih sayang dari orang-orang terdekat sebelum memulai babak baru dalam hidup mereka.
Pesta *bridal shower* Luna Maya di Shanghai menjadi contoh nyata bagaimana tradisi ini dapat diadaptasi dan dirayakan dengan cara yang unik dan personal. Baik dirayakan secara tradisional atau dengan pendekatan yang lebih modern dan inklusif, inti dari *bridal shower* tetaplah sebagai momen perayaan yang berharga dan penuh makna bagi calon pengantin. Ini adalah sebuah perayaan persahabatan, keluarga, dan cinta, yang menandai langkah terakhir sebelum memasuki kehidupan pernikahan.





