Pilkada Jawa Barat 2024 telah selesai. Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menghimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penghitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Beliau menekankan pentingnya menghindari kesimpangsiuran informasi, khususnya terkait hasil hitung cepat atau *quick count* yang beredar.
Hasil sementara dari berbagai lembaga survei menunjukkan persaingan yang ketat di beberapa daerah. Oleh karena itu, kesabaran dan ketenangan masyarakat sangat penting untuk menjaga kondusifitas situasi.
Himbauan Penjabat Gubernur Jabar: Tunggu Hasil Real Count KPU
Bey Triadi Machmudin secara tegas meminta semua pihak untuk tidak terburu-buru menanggapi hasil hitung cepat. Beliau mengingatkan bahwa angka-angka sementara tersebut bisa berbeda dengan hasil perhitungan resmi.
Beberapa daerah di Jawa Barat menunjukkan hasil hitung cepat yang sangat tipis perbedaannya. Hal ini semakin memperkuat anjuran untuk menunggu hasil *real count* KPU.
Pentingnya menjaga kondusifitas pasca-pemilihan juga ditekankan oleh Penjabat Gubernur. Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari provokasi.
Persaingan Ketat dan Imbauan untuk Menjaga Kondusifitas
“Jadi kita sama-sama tunggu *real count* dari KPU,” tegas Bey Triadi. “Apalagi banyak kota/kabupaten yang memiliki selisih sangat dekat, hanya perbedaan di koma nya saja. Jangan saling memanas-manasi, tetap tenang semuanya, jaga kondusifitas,” tambahnya.
Bey juga menyampaikan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya, pelaksanaan Pilkada Jawa Barat 2024 secara keseluruhan berjalan aman dan lancar. Ini merupakan kabar positif di tengah persaingan yang ketat antar pasangan calon.
Keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada adalah prioritas utama. Kerja sama seluruh pihak sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Hasil Hitung Cepat Sementara dan Harapan untuk Masa Depan Jawa Barat
Berikut hasil hitung cepat sementara dari lembaga survei Indikator hingga 28 November 2024 pukul 14.40 WIB:
* Acep Adang Ruhiyat – Gitalis Dwi Natarina: 9,67 persen
* Jeje Wiradinata – Ronal Supradja: 9,10 persen
* Ahmad Syaiku – Ilham Habibie: 20,07 persen
* Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan: 61,16 persen
Meskipun hasil hitung cepat telah dirilis, Penjabat Gubernur menekankan pentingnya menunggu hasil resmi dari KPU.
Bey Triadi Machmudin mengajak semua pihak untuk fokus pada pembangunan Jawa Barat ke depan. Beliau mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Kerjasama dan persatuan sangat dibutuhkan untuk kemajuan Jawa Barat.
Proses Pilkada telah selesai. Kini saatnya semua pihak bersatu untuk membangun Jawa Barat yang lebih baik. Semoga hasil Pilkada ini dapat diterima semua pihak dan menjadi awal baru untuk kemajuan daerah.





