Hari Kebersihan Tangan Sedunia (World Hand Hygiene Day) diperingati setiap tanggal 5 Mei. Pada tahun 2025, peringatan ini menandai 17 tahun kampanye global yang diprakarsai oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan tangan dalam mencegah penyebaran infeksi.
Kebersihan tangan merupakan praktik penting yang bermanfaat bagi petugas kesehatan, pasien, dan keluarga mereka. Praktik ini berkontribusi pada tercapainya cakupan kesehatan universal yang berkualitas dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 3.8.
Asal-Usul Hari Kebersihan Tangan Sedunia
Kampanye kebersihan tangan WHO dimulai sejak tahun 2009. Setiap tahunnya, WHO mengembangkan sumber daya baru untuk mendukung tindakan lokal di berbagai fasilitas kesehatan.
Kebersihan tangan sangat relevan di setiap interaksi dalam layanan kesehatan. Hal ini juga mendukung agenda air, sanitasi, kebersihan, dan kesehatan (WASH), serta upaya global dalam melawan resistensi antimikroba (AMR).
Tema Hari Kebersihan Tangan Sedunia 2025: “SAVE LIVES: Clean Your Hands”
Tema Hari Kebersihan Tangan Sedunia 2025 adalah “SAVE LIVES: Clean Your Hands”. Kampanye ini menekankan pentingnya praktik kebersihan tangan yang optimal dan penggunaan sarung tangan yang tepat.
Penggunaan sarung tangan medis yang berlebihan justru berkontribusi pada peningkatan limbah medis. Rumah sakit rata-rata menghasilkan 1.634 ton limbah medis setiap tahunnya, dan angka ini terus meningkat.
Tujuan Kampanye Hari Kebersihan Tangan Sedunia 2025
Kampanye ini memiliki beberapa tujuan utama. Berikut beberapa poin penting yang ingin dicapai:
- Mempromosikan teknik kebersihan tangan yang tepat sesuai dengan “WHO 5 Moments for Hand Hygiene”. Ini memastikan efektifitas dalam mencegah penyebaran infeksi.
- Mendorong integrasi kebersihan tangan ke dalam strategi pengendalian infeksi nasional dan standar operasional prosedur (SOP). Hal ini sejalan dengan rekomendasi WHO.
- Meningkatkan kesadaran akan dampak lingkungan dari penggunaan sarung tangan yang berlebihan. Penggunaan yang tidak perlu meningkatkan limbah medis dan berdampak buruk pada lingkungan.
Penggunaan sarung tangan medis memang penting dalam beberapa prosedur medis. Namun, penting untuk diingat bahwa sarung tangan juga dapat terkontaminasi.
Setelah melepas sarung tangan, kebersihan tangan tetap harus dilakukan sesuai dengan “WHO 5 Moments for Hand Hygiene”. Hal ini untuk memastikan perlindungan maksimal dari infeksi.
Peringatan Hari Kebersihan Tangan Sedunia 2025 menjadi pengingat penting akan kepentingan menjaga kebersihan tangan. Praktik ini bukan hanya untuk mencegah penyebaran infeksi, tetapi juga untuk mengurangi dampak lingkungan dari limbah medis. Dengan menerapkan kebersihan tangan yang optimal dan penggunaan sarung tangan yang tepat, kita dapat berkontribusi pada kesehatan yang lebih baik dan lingkungan yang lebih lestari.





