Doa Akhir Ramadhan: Amalan Mujarab Waktu Ashar Tiba

Redaksi

Doa Akhir Ramadhan: Amalan Mujarab Waktu Ashar Tiba
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Menjelang akhir Ramadhan, umat muslim di seluruh dunia merasakan momen spiritual yang mendalam. Bulan suci ini bukan sekadar tentang berpuasa, tetapi juga refleksi diri, penyucian jiwa, dan harapan akan masa depan yang lebih baik. Salah satu amalan penting di penghujung Ramadhan adalah memanjatkan doa khusus.

Doa ini bukan hanya sebagai penutup bulan penuh berkah, tetapi juga permohonan agar seluruh amal ibadah selama Ramadhan diterima Allah SWT. Momen ini penuh makna dan menjadi puncak dari perjalanan spiritual selama sebulan penuh.

Doa Akhir Ramadhan: Sebuah Tradisi Penuh Makna

Doa akhir Ramadhan merupakan sunnah yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Hadits dari Jabir bin Abdillah RA menyebutkan bahwa siapa yang membaca doa ini di hari terakhir Ramadhan akan mendapatkan kebaikan, yaitu bertemu Ramadhan berikutnya atau mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT.

Memanjatkan doa ini penting karena merupakan bentuk permohonan tulus kepada Allah agar kita tetap dekat dengan-Nya dan segala amal ibadah kita diterima. Doa yang populer dibaca adalah: “اللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِي مَرْحُومًا وَلاَ تَجْعَلْنِي مَحْرُومًا.” Transliterasinya: “Allahuma laa taj’alhu aakhiril’ahdi min shiyaminaa iyyaahu, fain ja’altahu faj’alnii marhuuman walaa taj’alnii mahruuman.” Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini yang terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikan sebaliknya (sebagai puasa terakhir), jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan jangan jadikan aku sebagai orang yang Engkau jauhi.”

Bacaan Doa Lain di Penghujung Ramadhan

Selain doa di atas, ada doa-doa lain yang dianjurkan. Salah satunya adalah doa yang diajarkan oleh KH Achmad Chalwani, seorang ulama kharismatik, yang dibaca setelah sholat Ashar di hari terakhir Ramadhan: “اللهم اختم رمضان لنا ولكم بالقبول. واجعل صيامنا وصيامكم وسيلة للطهور.” Transliterasinya: “Allaahummakhtim Ramadhaana lanaa walakum bil qabuuli. Waj’al shiyaamana washiyaamakum wasiilatan liththuhuuri.” Artinya: “Ya Allah, tutuplah bulan Ramadhan untuk kami dan untuk-Mu dengan penerimaan. Jadikanlah puasa kami dan puasa mereka sebagai sarana kesucian.”

Doa-doa ini merefleksikan harapan akan rahmat dan ampunan Allah SWT serta keinginan untuk senantiasa beribadah di bulan-bulan berikutnya. Banyak pilihan doa yang dapat dibaca, disesuaikan dengan pemahaman dan kebutuhan spiritual masing-masing individu.

Waktu yang Tepat Membaca Doa Akhir Ramadhan

Waktu terbaik untuk membaca doa akhir Ramadhan adalah menjelang berbuka puasa di hari terakhir. Suasana tenang saat menjelang berbuka dapat meningkatkan kekhusyukan.

Membaca doa setelah sholat Ashar di hari terakhir Ramadhan juga dianjurkan. Waktu ini dirasa lebih khusyuk untuk bermunajat kepada Allah SWT. Pentingnya memilih waktu yang tepat untuk berdoa adalah untuk memaksimalkan rasa khusyuk dan keikhlasan.

Menyambut Syawal dengan Hati yang Suci

Setelah membaca doa akhir Ramadhan, umat muslim biasanya memanjatkan doa untuk menyambut Syawal. Salah satu doanya adalah: “اللَّهُمَّ أَدْخِلْنَا شَهْرَ شَوَّالِ بِالْمَغْفِرَةِ وَالرَّحْمَةِ.” Transliterasinya: “Allahumma adkhilna syahra Syawwali bil maghfirati warrahmati.” Artinya: “Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam bulan Syawal dengan pengampunan dan rahmat-Mu.”

Doa ini merupakan harapan agar bulan Syawal penuh berkah dan ampunan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Semoga keberkahan Ramadhan terus terbawa hingga bulan-bulan berikutnya.

Semoga uraian doa akhir Ramadhan ini memberikan panduan untuk menutup bulan suci dengan penuh kesadaran dan harapan. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan kita semua senantiasa dalam lindungan-Nya.

Also Read

Tags

Leave a Comment