Dataran Tinggi Dieng, dengan pesona alamnya yang memikat dan suhu udaranya yang dingin, kembali menyita perhatian. Munculnya fenomena embun es di Dieng menjadi bukti nyata betapa uniknya kawasan wisata di Jawa Tengah ini. Keindahan alam tersebut semakin lengkap dengan keberadaan candi-candi bersejarah yang menambah daya tarik Dieng.
Selain pesona alamnya yang memukau, Dieng juga dikenal akan gelaran budaya tahunannya, Dieng Culture Festival (DCF). Namun, tahun ini, panitia masih mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengumumkan tanggal pasti penyelenggaraannya.
Embun Es Menyelimuti Dieng
Suhu udara di Dieng beberapa hari terakhir mengalami penurunan drastis. Berdasarkan data dari aplikasi Cuaca Dieng, suhu terendah mencapai -1,93 derajat Celcius pada Kamis pagi pukul 06.00 WIB.
Akibat suhu yang sangat rendah ini, embun es pun muncul dan menyelimuti sejumlah area, terutama di sekitar Kompleks Candi Arjuna. Kejadian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dan warga sekitar.
Fenomena alam ini banyak diabadikan oleh netizen dan dibagikan melalui media sosial. Foto-foto dan video embun es di Dieng pun viral di berbagai platform.
Suhu siang hari di Dieng relatif lebih hangat, mencapai sekitar 12 derajat Celcius. Perbedaan suhu yang signifikan antara pagi dan siang hari ini menambah kekhasan iklim Dieng.
Dieng Culture Festival 2022: Menunggu Kepastian Tanggal
Dieng Culture Festival (DCF) 2022 dijadwalkan akan kembali meramaikan Dataran Tinggi Dieng. Namun, tanggal pasti pelaksanaan masih dalam tahap pembahasan.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) “Dieng Pandawa”, Alif Faozi, menyatakan bahwa kemungkinan besar DCF 2022 akan digelar pada minggu kedua bulan September.
Perubahan jadwal dari rencana awal di bulan Agustus ini didasarkan pada pertimbangan kalender Jawa. Bulan Agustus, yang dalam penanggalan Jawa dikenal sebagai bulan Sura, dianggap sebagai bulan spiritual dan kurang tepat untuk menggelar acara ramai.
Panitia juga mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 di wilayah Banjarnegara. Keputusan mengenai format pelaksanaan DCF 2022, apakah sepenuhnya luring, daring, atau hybrid, akan bergantung pada situasi terkini.
Antisipasi dan Persiapan DCF 2022
Alif Faozi menambahkan bahwa panitia berharap DCF 2022 dapat kembali digelar secara luring seperti sebelum pandemi. Namun, jumlah pengunjung kemungkinan akan dibatasi.
Persyaratan terkait vaksinasi kemungkinan akan diberlakukan bagi pengunjung DCF 2022. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh peserta.
Panitia akan mengumumkan secara resmi tanggal pasti pelaksanaan DCF 2022 setelah semua persiapan dan pertimbangan matang. Pengunjung yang tertarik dapat terus memantau informasi terbaru dari pihak penyelenggara.
Dieng Culture Festival 2022 diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata dan pelestarian budaya yang sukses, mengingat pesona alam dan budaya Dieng yang kaya dan unik. Semoga event ini dapat memberikan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung.
Dengan keindahan alamnya yang luar biasa dan potensi budayanya yang kaya, Dieng siap menyambut pengunjung dari berbagai penjuru. Semoga Dieng Culture Festival 2022 dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.





