Converse, brand ikonik streetwear, kembali mencuri perhatian dengan peluncuran Chuck Taylor All Star Double Stack. Sneakers platform dengan sol ganda ini menawarkan perpaduan gaya bold dan kenyamanan yang tak perlu diragukan lagi.
Desainnya yang unik dan mencolok, dipadu dengan fitur-fitur unggulan, menjadikan Chuck Taylor All Star Double Stack sebagai pilihan menarik bagi pencinta sneakers yang ingin tampil beda tanpa mengorbankan kenyamanan. Peluncurannya di House of Chuck, Gerai Converse Grand Indonesia, pada 15 Mei 2025, semakin menegaskan posisi Converse di dunia fesyen.
Chuck Taylor All Star Double Stack: Kenyamanan dalam Tampilan Bold
Chuck Taylor All Star Double Stack dirancang khusus untuk mereka yang menginginkan penampilan yang menonjol. Sol ganda yang menjadi ciri khasnya memberikan ketinggian ekstra tanpa mengurangi stabilitas dan kenyamanan saat digunakan.
Sepatu ini dilengkapi dengan CX foam sock liner untuk bantalan ekstra dan outsole karet berpola traction lugs. Fitur ini memastikan kenyamanan dan daya cengkeram yang optimal di berbagai permukaan.
Anggun Pradistha, Marketing Division Manager Converse Indonesia, menjelaskan, “Melalui koleksi Double Stack ini, kami ingin merayakan siluet bersol tinggi yang tetap nyaman dipakai. Meski terlihat tinggi, sepatu ini tetap stabil dan tidak licin.”
Desain Klasik dengan Sentuhan Modern
Meskipun hadir dengan desain platform yang modern, Chuck Taylor All Star Double Stack tetap mempertahankan elemen-elemen ikonik Chuck Taylor klasik.
Ciri khas seperti patch All Star, rubber toe cap, garis pinstripe, dan license plate tetap dipertahankan untuk menjaga identitas brand. Sentuhan modern ditambahkan melalui pilihan warna yang lebih beragam, termasuk warna violet dan kuning.
Sepatu ini tersedia dalam dua versi, high-top dan low-top, memberikan pilihan sesuai dengan preferensi dan gaya personal masing-masing individu.
House of Chuck dan Kampanye Love Chuck: Merayakan Ekspresi Diri
Peluncuran Chuck Taylor All Star Double Stack diramaikan dengan konsep interaktif “House of Chuck”. Gerai Converse Grand Indonesia disulap menjadi ruang tamu eklektik yang menampilkan instalasi seni bernuansa nostalgia.
Pengunjung dapat menjelajahi sejarah panjang Chuck Taylor melalui instalasi ini. Suasana interaktif tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman yang berkesan dan mengapresiasi warisan brand Converse.
Lebih dari sekadar peluncuran produk, acara ini menjadi bagian dari kampanye “Love Chuck”. Kampanye ini mengajak generasi muda untuk merayakan Chuck Taylor sebagai simbol ekspresi diri, pemberontakan, dan kebebasan berekspresi.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Converse menggandeng Reality Club, band indie rock-pop, untuk tampil dalam konser mini bergaya Tiny Desk. Konser intim ini menambah semarak peluncuran dan memberikan pengalaman eksklusif bagi para penggemar.
Converse juga menyediakan program personalisasi Converse By You. Pengguna dapat mendesain sepatu mereka sendiri dengan berbagai pilihan aksesoris, seperti bordir, printing, manik-manik, dan charms. Ini semakin menegaskan komitmen Converse dalam memberdayakan ekspresi diri individu.
Peluncuran Chuck Taylor All Star Double Stack bukan hanya sekadar perilisan produk baru, tetapi juga sebuah pernyataan mengenai pentingnya ekspresi diri dan kenyamanan dalam gaya hidup modern. Dengan memadukan desain klasik dan sentuhan modern, serta kampanye yang bermakna, Converse sekali lagi membuktikan posisinya sebagai ikon streetwear yang terus berinovasi.




