Bali akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Panjat Tebing IFSC 2025. Kejuaraan bergengsi ini bukan hanya ajang prestasi atlet panjat tebing Indonesia, tetapi juga kesempatan emas untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya Bali, ke kancah internasional.
Event ini diharapkan mampu menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan event berskala dunia dan sekaligus menarik perhatian wisatawan mancanegara.
Bali Siap Menjadi Tuan Rumah IFSC Climbing World Cup 2025
Wakil Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Irjen Herry Heryawan, menyatakan rasa bangga dan optimisme atas penyelenggaraan IFSC Climbing World Cup Bali 2025. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bali atas dukungan yang diberikan.
Herry Heryawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Organizing Committee, menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak untuk kesuksesan acara ini.
Kerja sama yang solid dari berbagai sektor menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan event internasional ini.
Dampak Positif bagi Indonesia
Kehadiran IFSC Climbing World Cup di Bali diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi Indonesia.
Dampak tersebut meliputi peningkatan eksposur internasional, peningkatan peluang investasi, dan penguatan ekosistem olahraga prestasi di Indonesia.
Event ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia.
Rangkaian Acara dan Partisipasi Atlet
IFSC Climbing World Cup Bali 2025 akan berlangsung pada 2-4 Mei 2025 di Peninsula Island, Nusa Dua, Bali. Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian IFSC Climbing World Cup Series 2025.
Sebanyak 221 atlet dari 32 negara akan berpartisipasi dalam dua nomor kompetisi utama: Lead dan Speed. Ajang ini akan menampilkan persaingan ketat para atlet panjat tebing terbaik dunia.
Penyelenggaraan event ini menandai pertama kalinya Indonesia, khususnya Bali, menjadi tuan rumah IFSC World Cup skala penuh.
Partisipasi atlet dari berbagai negara ini menunjukkan tingginya minat dan antusiasme dunia terhadap ajang ini.
Irjen Herry Heryawan, yang juga Kapolda Riau, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung penuh kesuksesan IFSC Climbing World Cup Bali 2025. Ia berharap event ini dapat menjadi kebanggaan nasional dan memberikan dampak positif yang luas bagi Indonesia.
Dengan kolaborasi dan kerja keras semua pihak, penyelenggaraan IFSC Climbing World Cup Bali 2025 diharapkan mampu berjalan lancar dan sukses besar, meningkatkan nama baik Indonesia di mata dunia, dan meninggalkan warisan positif bagi perkembangan olahraga panjat tebing di Indonesia.




