Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Mei 2025. Program ini bertujuan mulia, membantu keluarga prasejahtera memenuhi kebutuhan pangan pokok mereka dengan layak dan bergizi. Bantuan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan mengurangi angka kemiskinan, terutama di tengah ketidakpastian harga bahan pokok.
Program ini sangat penting, mengingat fluktuasi harga pangan yang masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia. BPNT hadir sebagai solusi tepat untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.
Mengenal Lebih Dalam Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT merupakan program bantuan sosial yang disalurkan dalam bentuk saldo elektronik pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Bantuan ini bukanlah uang tunai, melainkan dana yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di toko-toko rekanan pemerintah yang dikenal sebagai e-warong.
Penerima manfaat BPNT dapat menggunakan saldo KKS mereka untuk membeli berbagai kebutuhan pokok. Beberapa contohnya adalah beras, telur, ikan, sayur-mayur, dan sumber protein lainnya.
Jadwal dan Besaran Bantuan BPNT Mei 2025
Penyaluran BPNT untuk Mei 2025 dilakukan secara bertahap. Penyaluran dimulai sejak awal bulan, diperkirakan antara tanggal 5 hingga 10 Mei 2025.
Namun, jadwal pencairan dapat berbeda di setiap daerah. Perbedaan ini bergantung pada kesiapan teknis dan koordinasi antara dinas sosial setempat serta lembaga penyalur.
Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan. Dana ini khusus untuk pembelian bahan pangan di e-warong dan tidak dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai.
Jenis Bahan Pangan yang Dapat Dibeli
Daftar bahan pangan yang bisa dibeli dengan BPNT cukup beragam. Tujuannya untuk memastikan penerima manfaat mendapatkan nutrisi seimbang.
- Beras: Sumber karbohidrat utama untuk energi harian.
- Telur: Sumber protein dan nutrisi penting lainnya.
- Ikan: Sumber protein hewani yang kaya akan omega-3.
- Sayur-mayur: Sumber vitamin dan mineral penting.
- Sumber protein lainnya: Daging, tahu, tempe, dan lain sebagainya.
Syarat dan Cara Mendaftar BPNT
Agar terdaftar sebagai penerima BPNT, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Proses ini memastikan bantuan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS): Data ini menjadi acuan utama penentuan penerima manfaat.
- Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS): KKS berfungsi sebagai alat transaksi untuk pencairan BPNT.
- Tidak menerima bantuan sosial tumpang tindih (kecuali PKH): Hal ini untuk menghindari duplikasi bantuan.
- Telah melalui proses verifikasi dan validasi: Proses ini dilakukan oleh dinas sosial setempat untuk memastikan keakuratan data.
Warga yang merasa berhak namun belum terdaftar, disarankan untuk segera memperbarui data kependudukan melalui kantor desa atau dinas sosial setempat. Ketepatan data sangat penting agar bantuan tepat sasaran.
Cara Mengecek Status Penerima BPNT
Ada dua cara mudah untuk mengecek apakah Anda termasuk penerima BPNT. Informasi ini penting untuk memastikan Anda mendapatkan hak Anda.
1. Melalui Situs Resmi Kemensos
Anda dapat mengunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id. Masukkan data diri Anda secara lengkap dan teliti.
Setelah itu, masukkan kode captcha dan klik “Cari Data”. Hasil pencarian akan menampilkan status kepesertaan BPNT Anda.
2. Lewat Aplikasi Cek Bansos
Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store. Daftarkan akun Anda menggunakan NIK dan data pribadi yang valid.
Setelah terdaftar, Anda dapat langsung mengecek status penerima BPNT dan bantuan sosial lainnya. Aplikasi ini memberikan akses informasi yang mudah dan cepat.
Pencairan BPNT di E-Warong
Setelah bantuan masuk ke KKS, Anda dapat menukarkannya di e-warong terdekat. Proses pencairan sangat mudah dan praktis.
Cukup tunjukkan KKS Anda, pilih bahan pangan yang dibutuhkan sesuai saldo, dan langsung bawa pulang belanjaan Anda. E-warong juga berperan dalam pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah setempat.
Program BPNT diharapkan dapat terus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.





