Ferdy Sambo BAP: Putri Candrawathi Pulang Cepat, Kasus Mengejutkan

Redaksi

Ferdy Sambo BAP: Putri Candrawathi Pulang Cepat, Kasus Mengejutkan
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J yang digelar di dua rumah Ferdy Sambo telah menghadirkan 74 adegan. Peristiwa tersebut direkonstruksi secara detail untuk mengungkap kronologi kejadian yang menyebabkan kematian Brigadir J. Berbagai keterangan saksi dan tersangka telah dikumpulkan dan dikaji untuk mendapatkan gambaran utuh insiden tersebut.

Proses rekonstruksi ini penting untuk melengkapi bukti-bukti yang sudah ada dan memberikan konteks yang lebih jelas terkait peran setiap individu yang terlibat. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat memperkuat proses penegakan hukum dan memastikan keadilan bagi semua pihak.

Kronologi Menurut Ferdy Sambo: Kepulangan Mendadak Putri Candrawathi

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Ferdy Sambo menjelaskan bahwa istrinya, Putri Candrawathi, pulang ke Jakarta secara mendadak pada 8 Juli 2022 dini hari. Putri menelepon Sambo sambil menangis dan ketakutan, mengklaim Brigadir J melakukan tindakan yang tidak pantas.

Sambo menyatakan bahwa Putri menceritakan Brigadir J secara paksa memasuki kamarnya di Magelang. Ketakutan akan Brigadir J yang memiliki senjata api dan tubuh lebih besar dari ajudan lainnya, Putri meminta Sambo untuk tidak menghubungi ajudan lain.

Putri juga meminta agar cerita sebenarnya baru disampaikan setelah tiba di Jakarta. Sambo menuturkan ia mengikuti rangkaian kegiatan di kantornya sebagai Kadiv Propam Polri setelah kepulangan mendadak istrinya tersebut.

Kejadian di Magelang: Laporan Kuat Maruf dan Kesaksian Susi

Sebelum peristiwa di Jakarta, pada 7 Juli 2022 menjelang Magrib, Putri Candrawathi memerintahkan Bripka Ricky Rizal dan Bharada Richard Eliezer mengantar makanan. Keduanya berangkat sekitar pukul 18.00 WIB, meninggalkan Yosua, Kuat Maruf, dan Susi di rumah.

Putri, yang merasa kurang sehat, masuk ke kamar di lantai dua setelah memberikan perintah tersebut. Kuat Maruf, yang melihat Putri seperti menangis di kamarnya, menanyakan keadaan Putri kepada Susi.

Susi membenarkan bahwa Putri terlihat menangis. Setelah itu, Kuat melihat Yosua berjalan dari lantai dua menuju kamarnya di lantai bawah.

Konfrontasi dan Peristiwa Penembakan di Jakarta

Kuat Maruf mengejar Yosua setelah melihatnya berjalan mencurigakan. Terjadi konfrontasi singkat, namun terhenti ketika Susi berteriak dari lantai atas. Putri, yang lemas dan berada di toilet, juga ikut berteriak kepada Yosua.

Setelah kejadian di Magelang, Ferdy Sambo kembali ke Jakarta sekitar pukul 05.00 WIB pada 8 Juli 2022. Ia melanjutkan kegiatan di kantor dan sore harinya bermain badminton di Depok sembari menunggu kedatangan Putri Candrawathi.

Menurut keterangan Sambo, ia menghabiskan waktu menunggu Putri dengan mengerjakan berkas sidang Komisi Kode Etik Polri. Rekonstruksi yang telah dilakukan diharapkan dapat membantu mengungkap kebenaran di balik kematian Brigadir J dan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang peran masing-masing pihak yang terlibat.

Detail kronologi dari berbagai sudut pandang dan keterangan yang beragam masih memerlukan pengkajian lebih lanjut untuk mencapai kesimpulan yang akurat dan objektif. Proses hukum yang sedang berjalan diharapkan mampu mengungkap seluruh fakta dan memberikan keadilan yang seadil-adilnya bagi semua pihak.

Also Read

Tags

Leave a Comment