Dieng Membeku! Suhu Minus 1 Derajat, Embun Es Muncul

Redaksi

Dieng Membeku! Suhu Minus 1 Derajat, Embun Es Muncul
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Suhu ekstrem kembali menyapa Dataran Tinggi Dieng. Pada Kamis, 30 Juni 2022, suhu udara di Dieng dilaporkan mencapai minus 1 derajat Celcius. Fenomena alam ini menghasilkan pemandangan menakjubkan berupa embun es yang menyelimuti rerumputan, khususnya di sekitar kompleks Candi Arjuna. Kejadian ini menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian banyak netizen. Meskipun merupakan fenomena tahunan yang lazim terjadi saat musim kemarau, pesona embun es Dieng tetap memikat karena keunikannya sebagai fenomena yang hanya terjadi di lokasi tersebut.

Dieng, dengan ketinggiannya yang signifikan, kerap mengalami penurunan suhu drastis, terutama di pagi hari. Kondisi geografis dan iklim mikro inilah yang menjadi kunci terbentuknya embun es atau yang dikenal juga dengan istilah embun upas.

Embun Es Dieng: Fenomena Alam yang Memikat

Fenomena embun es di Dieng bukan hanya sekadar pemandangan indah, tetapi juga sebuah peristiwa alam yang kompleks. Terbentuknya embun es diawali oleh suhu udara yang sangat dingin di bawah titik beku. Uap air di udara kemudian mengalami proses kondensasi dan membeku secara langsung di permukaan benda-benda yang bersentuhan dengan udara dingin tersebut. Tanaman, rumput, dan bahkan candi pun menjadi “kanvas” putih akibat embun es yang menempel.

Embun es Dieng umumnya muncul pada pagi hari saat suhu mencapai titik terendah. Kemudian, seiring dengan terbitnya matahari, suhu udara perlahan naik dan embun es pun mencair. Durasi kemunculan embun es pun bervariasi, bergantung pada intensitas suhu dingin.

Suhu Ekstrem dan Pengukurannya

Data suhu udara Dieng yang mencapai -1,93 derajat Celcius pada Kamis pagi pukul 06.00 WIB didapatkan dari aplikasi Cuaca Dieng. Aplikasi ini dirancang khusus untuk memantau kondisi cuaca di Dataran Tinggi Dieng dan memberikan informasi real-time kepada masyarakat. Data akurat yang disediakan aplikasi ini sangat membantu, baik bagi wisatawan maupun penduduk lokal, untuk mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem.

Ketepatan data suhu yang tercatat penting untuk memberikan peringatan dini dan mengantisipasi potensi dampak negatif dari suhu dingin ekstrem. Data historis suhu Dieng juga menunjukkan fluktuasi suhu yang signifikan, dengan suhu terdingin yang pernah tercatat mencapai minus 12 derajat Celcius pada tahun 2019.

Dampak dan Persiapan Menghadapi Suhu Ekstrem

Meskipun menjadi daya tarik wisata, suhu ekstrem di Dieng juga perlu diwaspadai. Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan fenomena embun es secara langsung, persiapan yang matang sangat penting. Pakaian hangat, seperti jaket tebal, syal, sarung tangan, dan topi, sangat disarankan untuk melindungi diri dari suhu dingin yang menusuk tulang.

Alif Faozi, Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa, Desa Dieng Kulon, juga mengingatkan potensi kemunculan embun upas yang lebih tebal di puncak musim kemarau. Ia menjelaskan bahwa meskipun beberapa hari sebelumnya sempat turun hujan, embun upas tetap muncul, meskipun masih tipis. Pemantauan suhu udara secara berkala dan informasi dari sumber terpercaya menjadi kunci utama untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama berada di Dieng.

Fenomena embun es di Dieng menjadi bukti keindahan dan kekuatan alam. Dengan pemahaman yang tepat mengenai kondisi cuaca dan persiapan yang matang, kita dapat menikmati keindahan alam ini dengan aman dan bertanggung jawab. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca dan dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai fenomena alam yang unik ini.

Also Read

Tags

Leave a Comment